/
Rabu, 16 November 2022 | 09:30 WIB
Anies Baswedan ; Anies Diperiksa KPK ; KPK (Suara.com/Alfian Winanto)

Poptren.suara.com – Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming Raka bertemu, hal ini malah berdampak panjang,

Pertemuan ini sepertinya tak disetujui oleh PDIP. Anies Baswedan malah dianggap sebagai pemecah PDIP.

Pertemuan ini malah dianggap sebagai permainan politik pecah belah.

Pihak PDIP mencurigai ada obrolan yang tersebunyi antara Anies Baswedan dan Gibran yang terkait dengan Pilgub DKI 2024.

Adanya kecurigaan ini, karena nama Gibran disebut-sebut telah diperhitungkan untuk maju di Pilgub DKI Jakarta.

Tak hanya itu saja, PDIP juga menuding bahwa Anies Baswedan  seperti ingin menjadi king maker di DKI Jakarata.

"Maksudnya itu Anies mau jadi king maker di DKI?" kata Ketua DPP PDIP, Said Abdullah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Said Abdullah juga mengingatkan agar Anies Baswedan tak memiliki partai. Ia juga menegaskan bahwa Gibran adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki oleh PDIP.

"Iya tapi kalau Anies yang mau majukan Gibran, Anies gak punya partai, Gibran kader PDI Perjuangan," katanya. 

Baca Juga: Ronny Talapessy Rela Tak Dibayar Demi Membela Bharada E

Said mengatakan jika benar ada pembicaraan soal Pilgub DKI Jakarta, maka kecurigaannya benar adanya.

"Iya dong (memecah belah). Orang Gibran calon kita, tiba-tiba dia (Anies Baswedan) masuk ke situ," kata Said.

PDI Perjuangan bahkan melihat pertemuan Anies Baswedan dengan Gibran dalam rangka mencari dukungan suara.

Kata dia, apa yang diungkapnya tidak terlepas dari posisi Anies Baswedan yang kini merupakan bakal calon presiden yang diusung Partai NasDem.

"Dalam rangka Anies memperbesar suaranya," kata Said.

Said Abdullah juga menilai Anies sedang memanfaatkan Gibran dalam momentum bertemu tersebut. 

Load More