Poptren.suara.com - Dalam surat tanda nomor kendaraan atau STNK berisi data yang biasanya berdasarkan kartu identitas pemilik kedaraan, contohnya kartu tanda penduduk atau KTP. Namun masih sering ditemukan masyarakat yang mengubah data yang ada dengan berbagai alasan, paling sering pindah alamat.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, bisakah bayar pajak kendaraan namun alamat STNK dan KTP tidak sama ?
Bisa. Seperti penjelasan Aiptu Harwanto, jika masyarakat ingin menganti alamat STNK bisa dilakukan ketika bayar pajak tahunan atau lima tahunan dengan cara datang ke samsat untuk proses pindah alamat sekaligus bayar pajak dengan syarat bawa KTP dan BPKB asli kendaraan.
Sebagai informasi tambahan, dalam membayar pajak, baik motor ataupun mobil, selain BPKB, pemilik kendaraan juga harus melunasi PNBP pengesahan STNK, serta SWDKLLJ atau sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan. Apabila terlambat membayar, akan dikenakan denda dan akan terakumulasi saat melakukan pembayaran pajak.
Dikutip dari laman resmi NTMC Polri, beberapa syarat dan prosedur yang harus dipenuhi ketika membayar pajak kendaraan bermotor, yakni :
- Bawa STNK asli dan fotokopinya;
- Bawa KTP asli dan fotokopinya;
- Bawa BPKB asli dan fotokopinya;
- Bawa dan lengkapi NPWP, SIUP, dan TDP bagi pemilik kendaraan berbentuk badan usaha;
Baca Juga: Deretan KTP yang Menggunakan Nama Unik yang Jarang Banget Orang Pakai!
- Bawa surat kuasa apabila pembayaran pajak dilakukan melalui pihak lain.
Pembayara pajak kendaraan bermotor juga ada prosedurnya, yaitu :
1. Isi formulir perpanjangan STNK. Formulir didapatkan dari petugas jaga di loket samsat ataupun bagian informasi.
2. Jika formulir sudah diisi, bawa formulir dan berkas persyaratan ke loket pendaftaran.
3. Tunggu hingga dipanggil. Jika berkas belum lengkap, petugas akan memanggil untuk segera melengkapi berkas. Jika berkas sudah lengkap, petugas akan menyerahkan lembar pajak yang harus di bayar di kasir atau loket pembayaran pajak kendaraan bermotor.
4. Datang ke loket, bayar pajaknya, dan tunggu kembali untuk dipanggil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
6 Perhiasan yang Bawa Keberuntungan Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Review Serial My Royal Nemesis: Suguhkan Intrik Selir dengan Twist Modern
-
Sinopsis Premium Rush: Aksi Kurir Sepeda Hindari Polisi Korup, Tayang di Bioskop Trans TV
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Idgitaf dan Hindia Rilis Masih Ada Cahaya, Bawa Pesan untuk Tetap Melangkah