Poptren.suara.com - Usia yang bertambah membuat kekuatan tulang dan sendi berkurang, dimana dalam dunia medis disebut osteoarthritis. Osteoarthritis adalah kondisi yang akan menyebabkan nyeri sendi yang luar biasa. Hal tersebut bukan hal sepele, karena dalam beberapa kasus osteoarthritis dapat menyebabkan kerusakan sendi secara permanen. Dengan kata lain, osteoarthritis merupakan kondisi sendi yang aus terkait penuaan.
Umumnya osteoarthritis disebabkan karena degeneratif pada sendi yang memengaruhi jaringan-jaringan pada sendi. Hal tersebut muncul karena kartilago pelindung pada ujung tulang mengalami kerusakan karena faktor waktu. Osteoarthritis mampu merusak seluruh sendi yang ada di bagian tubuh, dan paling sering menyerang sendi pada bagian tangan pinggul, lutut dan tulang belakang.
Untuk itu, penderita osteoarthritis harus segera mendapatkan penanganan karena sendi yang sudah rusak tidak dapat dipulihkan kembali, sehingga bisa cacat permanen. Dengan kata lain, osteoarthritis dapat menyerang semua sendi seperti sendi di tulang tumpuan dan sendi di jari tangan, lutut, pinggul dan tulang punggung, dimana semua sendi tersebut merupakan bagian sendi paling sering kena serangan.
Umumnya gejala yang timbul saat mengalami osteoarthritis akan berkembang secara perlahan. Artinya kondisi semacam ini terjadi ketika tulang rawan yang melapisi bagian ujung persendian perlahan memburuk. Tulang rawan sendiri adalah jaringan keras dan licin yang melindungi dan mengurangi gesekan antar sendi.
Ketika osteoarthritis terjadi bagian kartilago yang licin berubah menjadi kasar, yang apabila dibiarkan, maka tulang rawan akan benar-benar habis dan hanya tertinggal tulang yang bergesekan dengan tulang. Usia yang bertambah menjadi salah satu faktor utama dalam hal ini, walaupun tidak menutup kemungkinan orang dengan usia muda bisa mengalami masalah ini.
Beberapa faktor lain seperti diabetes, mengalami cedera pada sendi, riwayat osteoarthritis, memiliki keluarga dengan riwayat operasi pada tulang sendi, kelainan tulang bawaan dan menderita penyakit tertentu juga dapat meningkatkan resiko osteoarthritis.
Jika osteoarthritis yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman dan juga akan memicu keluhan dan gangguan kesehatan lainnya. Seperti gangguan tidur, gangguan kecemasan, depresi, infeksi pada tulang, saraf terjepit dan kematian jaringan tulang.
Ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah nyeri sendi dan menjaga kesehatan persendian, konsumsi suplemen. Terutama suplemen yang memiliki kandungan glukosamin dan kondroitin, serta magnesium, mangan, zinc dan vitamin C yang mampu menurunkan risiko osteoarthritis serta mengatasi masalah kaku dan nyeri sendi.
Baca Juga: Samakah Radang Sendi dan Asam Urat?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Gempar Kabar Napi Pekanbaru Disiksa di Lapas dan Diperas Puluhan Juta
-
ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?
-
5 Cara Menyambungkan HP ke TV Tanpa Kabel, Nonton Makin Seru
-
Krisis Biokultural Mengancam Indonesia: Saat Bahasa dan Ritual Penjaga Alam Mulai Punah
-
Berduka Atas Tewasnya 5 Peserta Latsarmil, Puan Maharani Dukung Kemhan Hapus Materi Militer
-
Puan Maharani Respons Safari Jokowi: Jaga Situasi Tetap Kondusif dan Tetap Adem
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Polresta Solo Ungkap Kasus Narkoba Terbesar, Sita 3,5 Kilogram Sabu Lintas Daerah
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia