Konsumsi daging anjing telah mengakar di beberapa daerah di Indonesia.
Di Manado, sajian daging anjing dikenal dengan istilah RW yang merupakan singkatan dari rintek wuuk (bahasa Manado: “bulu halus”). Sementara di Solo dan Yogyakarta, sate daging anjing disebut “sate jamu”.
Kendati telah menjadi tradisi kuliner di sebagian daerah, faktanya konsumsi daging anjing masih banyak ditentang terutama oleh aktivis pencinta binatang.
Selain itu, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyebutkan bahwa daging anjing bukanlah termasuk produk pangan.
Terdapat alasan mengapa konsumsi daging anjing dilarang, salah satunya terkait dengan kesehatan. Berikut adalah sejumlah bahaya makan daging anjing yang perlu diketahui:
1. Kolera
Ternyata bakteri penyebab kolera terdapat di daging anjing. Kamu bisa terpapar bakteri ini bila mengonsumsi daging anjing yang belum matang.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), makan daging anjing berhubungan dengan peningkatan risiko terkena kolera sebanyak 20 kali lipat.
2. Trichinosis
Trichinosis adalah infeksi parasit yang mudah ditularkan dari anjing ke manusia melalui konsumsi daging yang terinfeksi.
Infeksi ini bisa memicu peradangan pada pembuluh darah, dan dapat berakibat fatal pada sebagian kasus.
Baca Juga: Dikritik Nikita Mirzani, Raffi Ahmad Ungkap Tiket Meet and Greet Bunda Corla Sold Out
3. Rabies
Salah satu bahaya makan daging anjing adalah adanya risiko penyebaran rabies.
Saat penyembelihan, misalnya, penjagal dapat dengan mudah terinfeksi rabies dan menyebarkan penyakit ke anjing lain dan manusia.
Pada tahun 2008, 20 persen anjing di rumah jagal di Hoai Duc, Vietnam ditemukan mengidap rabies.
4. Keracunan
Untuk menangkap anjing, salah satu cara yang digunakan penjual adalah dengan memberikan umpan berupa racun.
Racun tersebut bisa berada di dalam tubuh anjing dalam waktu lama, dan berpotensi membunuh orang yang memakan daging anjing tersebut.
5. Penyakit Lainnya
Infeksi lainnya juga bisa terjadi seperti E. Coli dan salmonella. Tak hanya itu, hepatitis dan leptospirosis juga dapat menyerang.
Demikian sejumlah bahaya makan daging anjing yang harus kamu waspadai.
Di balik segala kontroversinya, kuliner daging anjing tak bisa dimungkiri telah menjadi tradisi bagi beberapa orang.
Namun, penting bagimu untuk selalu memperhatikan apa yang kamu makan agar tidak terjadi masalah kesehatan di kemudian hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam
-
PTBA Percepat Flyover Simpang Belimbing dan Ujan Mas, Tingkatkan Keselamatan Masyarakat
-
Bank Sumsel Babel dan OJK Sumsel Luncurkan Kredit Sultan Muda 2026, Perluas Akses Pembiayaan
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
On Squad Race Debut di Jakarta, Lomba Estafet Urban Satukan Komunitas Pelari dalam Format Unik
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura