Poptren.suara.com - Jelang akhir pekan, mengunjungi Pangandaran terdengar menarik. Pangandaran memang menawarkan wisata laut dan pantai yang menyejukkan mata dan mempersegar pikiran. Tidak hanya pantai dan lautan, di Pangandaran ada tempat wisata yang tidak kalah menarik, yaitu museum nyamuk.
Museum nyamuk berlokasi di Jalan Raya Pangandaran, Babakan, Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Buka dari hari Senin hingga Jumat pukul 07.30-16.00. Harga tiket masuk cukup terjangkau, yaitu Rp. 7.000 untuk orang dewasa dan Rp. 5.000 untuk anak - anak.
Dikutip dari laman mypangandaran.com, museum nyamuk merupakan program wisata ilmiah yang dicetuskan oleh Loka Penelitian dan Pengembangan Penyakit Bersumber Binatang atau P2B2, Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Selain itu, laman Asosiasi Museum Indonesia menuliskan bahwa museum nyamuk dibangun diatas tanah seluas 2000 meter persegi, dengan tujuan memberi edukasi pada masyarakat mengenai bahaya dari gigitan nyamuk hingga penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.
Contoh penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk diantaranya malaria, chikungunya, dengue, flariasis dan masih banyak lagi. Disamping itu, museum yang terletak di kompleks Loka Litbang tersebut dinobatkan sebagai museum nyamuk pertama di Indonesia, dengan sejumlah koleksi berbagai jenis nyamuk dan berbagai fasilitas penelitian lainnya.
Koleksi-koleksi 28 spesies nyamuk dengan enam genus yang berbeda, diantaranya ada Anopheles, Aides Aegypti, Culex hingga Toxorynchites atau yang biasa dikenal dengan nyamuk vegetarian. Tidak hanya itu, kompleks Loka Litbang juga ada teater nyamuk, insektarium, laboratorium riset, hingga kebun tanaman pengusir nyamuk dan penyakit malaria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Iran Tolak Buka Selat Hormuz Meski Diancam AS, Harga Minyak Naik Tipis
-
CORE Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen dalam Asumsi APBN Terlalu Optimistis
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
Apakah Anak-Anak Perlu Sunscreen? Ini Jawaban dan Panduan Memilihnya
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter
-
BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores
-
Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu
-
5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?