Sekarang, ia telah memperluas serangannya secara global. Itu terlihat di Jerman pada tahun 2019 ketika sebuah kelompok kriminal mengkloning kartu debit Mastercard yang dikeluarkan oleh bank Jerman OLB dan menarik lebih dari 1,5 juta Euro dari sekitar 2.000 pelanggan.
Adapun modifikasi yang baru ditemukan, mereka telah terdeteksi di Brasil – namun, mereka juga dapat menyebar ke negara dan wilayah lain.
“Pembayaran nirsentuh sekarang menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan statistik menunjukkan segmen ritel mendominasi pasar dengan lebih dari 59 persen pangsa pendapatan nirsentuh global pada tahun 2021. Transaksi semacam itu sangat nyaman dan sangat aman, jadi masuk akal bagi penjahat dunia maya untuk membuat malware yang memblokir sistem terkait NFC. Karena data transaksi yang dihasilkan selama pembayaran nirsentuh tidak berguna dari sudut pandang penjahat dunia maya, dapat dipahami bahwa Prilex perlu mencegah pembayaran nirsentuh untuk memaksa korban memasukkan kartu ke terminal PoS yang terinfeksi,” komentar Fabio Assolini, kepala Riset Global Amerika Latin dan Tim Analisis (GReAT - Global Research and Analysis Team) di Kaspersky dalam pernyataan resmi yang diterima Poptren.
Berita Terkait
-
Pengembang, Penyerang dan Desainer TI Paling Banyak Diminta di Darknet
-
Kode Sumber League of Legends Dicuri, Riot Games Diperas Hacker Hampir Rp 150 Miliar
-
Kronologi Website Kominfo Magelang Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online
-
Gila, Aksi Godfather Rampok Aset Kripto Hingga Bobol Rekening Dunia
-
Cara Transfer File Sesama HP Android Pakai NFC, Cepat dan Praktis
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
-
Alasan Achmad Syahri Main Gim saat Rapat di DPRD Jember: Lupa Kasih Makan Sapi Virtual
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
-
Jelang Pacu Jalur, Kondisi Arena Tepian Lubuok Sobae Memprihatinkan
-
Hanya Karena Teguran Sepele, Kakek di Jombang Nekat Bakar Toko Grosir Tetangga
-
Kim Myungsoo Bakal Gelar Fancon di Jakarta, Cek Harga dan Benefit Tiketnya
-
Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram
-
Review Film No Place to Be Single: Adaptasi Novel yang Penuh Kehangatan