Poptrend.Suara.com - Penyanyi Ashanty didiagnosis mengidap sinusitis kronis yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Istri dari Anang Hermansyah itu dilarikan ke rumah sakit jam 03.00 pagi karena mengeluhkan sesak napas, flu, hingga batuk. Ashanty pun bakal diboyong ke Singapua untuk berobat sinusitisnya yang akut.
Lantas apa sih penyebab dan pengobatan dari sinusitis kronis? Seperti yang dirangkum oleh Poptrend.suara.com dari beberapa sumber, Rabu (15/02/2023). Sebelum lebih jauh membahas sinusitis kronis, banyak yang belum mengetahui apa itu sinusitis kronis?
Sinusitis kronis adalah kondisi saat rongga di sekitar saluran hidung (sinus) meradang dan membengkak selama setidaknya 12 minggu, walaupun telah dilakukan perawatan. Tanda-tanda dan gejala sinusitis umumnya menyerupai pilek biasa, yaitu berupa hidung yang tersumbat oleh cairan kental.
Namun, terdapat beberapa gejala tambahan yang membedakan sinusitis dengan pilek biasa. Setidaknya diperlukan 2 dari 4 tanda-tanda dan gejala utama sinusitis kronis untuk mendiagnosis adanya peradangan hidung, yaitu:
* Cairan kental dan berwarna dari hidung
* Adanya cairan mengalir dari belakang tenggorokan (postnasal drainage)
* Penyumbatan hidung, menyebabkan kesulitan bernapas melalui hidung
* Nyeri, sensitif dan bengkak di sekitar mata, pipi, hidung atau kening
* Berkurangnya indera penciuman dan pengecap pada dewasa atau batuk pada anak-anak
Penyebab Sinusitis Kronis
Sinusitis kronis bisa disebabkan oleh infeksi kuman. Kondisi ini lebih rentan dialami oleh perokok, atau orang yang sering berenang. Sinusitis juga dapat dipicu oleh kondisi medis tertentu, misalnya polip hidung dan rinitis alergi. Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit sinusitis kronis, ada beberapa alternatif yang dilakukan:
* Obat semprot dekongestan. Pengidap tidak boleh menggunakannya lebih dari seminggu.
* Antibiotik. Diperlukan jika sinusitis disebabkan oleh bakteri.
* Antihistamin. Pengobatan ini dilakukan terutama jika mukus disertai dengan alergi.
* Larutan saline. Tujuannya adalah untuk menghilangkan mukus yang tebal.
* Operasi. Operasi sinus akan dilakukan jika pengobatan dan terapi yang dilakukan tidak menunjukkan perubahan dalam 3 bulan berturut-turut. Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan operasi sinus, pastikan pengidap telah benar-benar mencoba yang terbaik untuk memperoleh kesembuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan