Poptren.suara.com - Berhubungan seks saat haid masih menjadi pro dan kontra. Bagi beberapa pasangan, berhubungan intim selama periode menstruasi terasa lebih menggairahkan dan bermanfaat mengatasi nyeri haid pada wanita.
Tapi ada juga anggapan bahwa melakukan seks ketika haid cukup membahayakan, sehingga tak sedikit pasangan yang memilih menunda aktivitas seks saat haid karena merasa ragu dan takut.
Tara Ford, asisten dokter di Medical Center for Female Sexuality in Purchase, New York mempersilakan bagi pasangan yang bercinta saat datang bulan.
“Jika pasien merasa nyaman dengan itu, maka bagus untuk terus berhubungan seks sepanjang bulan dan tidak perlu istirahat. Ini sangat alami dan aman untuk kedua pasangan," kata Tara, dilansir Time.
Dia mengatakan untuk tidak khawatir jika melihat gumpalan merah atau coklat tua selama atau setelah berhubungan seks, karena itu adalah hal yang normal.
Merangkum berbagai sumber, berikut penjelasan lebih lanjut mengenai sisi manfaat dan bahaya dari berhubungan seks saat haid yang perlu diketahui.
1. Meredakan kram selama menstruasi
Sebagian perempuan akan mengalami keluhan saat menstruasi, seperti kram atau nyeri perut, nyeri payudara, dan sakit kepala. Seks saat menstruasi dipercaya dapat meringankan keluhan tersebut.
Saat berhubungan seks, tubuh akan melepaskan hormon endorfin, terutama saat mencapai orgasme. Hormon endorfin merupakan hormon yang bisa memicu munculnya perasaan senang dan mengurangi rasa nyeri.
2. Mengurangi stres
Baca Juga: Gelar Zikir Akbar di Sumsel, Airlangga Hartanto: Semua Partai Ingin Berkomunikasi Dengan Golkar
Selain beragam keluhan fisik, tidak sedikit wanita yang juga merasakan perubahan mood, seperti mudah emosi, sedih, atau bahkan depresi. Tidak heran bila wanita bisa mengalami stres selama menstruasi.
Dengan melakukan hubungan seks saat menstruasi, gejala fisik maupun psikis yang muncul selama menstruasi bisa berkurang.
3. Mempersingkat masa haid
Seks juga bisa membuat haid lebih cepat selesai. Hal ini karena seks saat haid dapat merangsang pelepasan jaringan dinding rahim dan kontraksi otot dinding rahim, sehingga darah haid dan sel telur yang tidak dibuahi lebih cepat keluar.
4. Memberikan kepuasan lebih
Berhubungan seks saat menstruasi juga diketahui bisa memberi kepuasan lebih. Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid atau menstruasi sehingga merasa lebih bergairah.
Di sisi lain, efek melakukan seks ketika haid juga tidak selalu menguntungkan. Sebab ada sejumlah bahaya yang dapat mengintai kesehatan.
1. Infeksi bakteri
Aktivitas seks yang berlangsung dalam kondisi haid bisa meningkatkan risiko infeksi di dalam rahim.
Selama masa haid, keadaan mulut rahim akan terbuka dan sensitif. Apabila terjadi penetrasi penis, kuman dari luar bisa saja terdorong masuk ke dalam vagina dan membuat infeksi.
Salah satu jenis infeksinya adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi ini dapat ditularkan dari wanita ke pria, meski ia tidak memiliki rahim sehingga menjadi carrier atau pembawa HPV.
2. Risiko endometriosis
Wanita yang sedang haid namun tetap melakukan seks akan sangat rentan terhadap risiko penebalan jaringan dinding rahim atau endometriosis.
Sebab, saat terjadi penetrasi penis ke vagina, darah haid yang seharusnya keluar berisiko masuk kembali, kemudian menempel dan mengendap di lapisan dinding rahim. Kondisi tersebut dapat memicu endometriosis. Apabila dibiarkan bisa menyebabkan tumor hingga kanker serta meningkatkan risiko infertilitas atau gangguan kesuburan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Apakah ATM Mandiri Bisa Tarik Rp10 Ribu? Ini Daftar Lokasi Lengkapnya
-
Jangan Sampai Saldo Ludes! Ini Jenis Penipuan Digital yang Perlu Diwaspadai
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta & Sekitarnya Hari Ini, 1 Maret 2026: Waktu Maghrib & Doa Lengkap
-
Film Marty Supreme: Super Chaos dan Menyesakkan Sepanjang Durasi!
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Besaran Zakat Fitrah 2026 Berdasarkan Beras yang Dikonsumsi di Pekanbaru
-
Anime Sugar Apple Fairy Tale: Pentingnya Memilih Pemimpin yang Berkualitas