Poptren.suara.com - Pada tahun 2023, teknologi augmented dan virtual reality (AR/VR) dengan basis AI diprediksi akan terus berkembang dan semakin banyak digunakan di berbagai industri dan sektor. Dengan kata lain, boleh jadi AI akan menambal keterbatasan manusia, kedisiplinan manusia, atau mungkin ego manusia.
Seperti dicontohkan Iristimes.com, manusia kerap kali melanggar norma-norma seperti tidak disiplin--melanggar lampu merah lalu lintas, atau kurang produktif karena kelelahan atau sakit. Nah, AI inilah yang akan menjadi penambal itu semua.
Karena tak bisa dimungkiri bahwa seiring berjalannya waktu, kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bidang teknologi yang terus berkembang dengan pesat.
Di tahun 2023, AI melalui perangkat AR/VR diperkirakan akan semakin pintar dan manusiawi dalam kemampuannya. Berikut adalah beberapa tren dan perkembangan yang dapat dilihat pada tahun 2023.
1. Perangkat AR/VR yang lebih ringan dan terjangkau
Perangkat AR/VR saat ini masih tergolong mahal dan berat sehingga saat tidak banyak orang yang menggunakan. Namun, pada tahun 2023 diprediksi akan ada perangkat AR/VR yang lebih ringan dan terjangkau sehingga dapat diakses oleh lebih banyak orang.
2. Integrasi AR/VR dengan AI
Pada tahun 2023, AR/VR diprediksi akan semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan. Ini memungkinkan pengalaman AR/VR yang lebih realistis dan interaktif, serta memungkinkan aplikasi yang lebih kompleks dan beragam.
3. Keterlibatan AR/VR di Industri dan sektor tertentu
Baca Juga: Ini 3 Tools AI Canggih yang Ngebantu Banget Kerjaan Kamu
AR/VR akan semakin banyak digunakan di berbagai industri dan sektor, seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, perhotelan, real estate, dan lain sebagainya.
Misalnya, di sektor pendidikan, AR/VR dapat digunakan untuk membuat pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, ketimbang mendengarkan guru yang marah-marah, atau terhindar dari dosen 'killer'.
4. AR/VR di game dan hiburan
AR/VR juga akan semakin populer di game dan hiburan. Pada tahun 2023, diprediksi akan ada lebih banyak game dan aplikasi hiburan yang memanfaatkan teknologi AR/VR.
Selain itu, konser dan acara hiburan lainnya juga dapat menggunakan teknologi ini untuk memberikan pengalaman yang lebih realistis dan interaktif kepada penonton.
5. AR/VR di pengembangan produk
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Annette Edoarda Tegang Selama Syuting Film Horor Songko di Tomohon
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
Nissa Sabyan Diduga Sudah Melahirkan Gara-Gara Video Orangtua Pangku Bayi, Ini Fakta Sebenarnya
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok