Karena tumbuhan perlu berfotosintesis, maka cahaya matahari dan air diperlukan untuk kesuburan dalam perawatan tumbuhan. Selain itu, pastikan tidak menyiram tanaman secara berlebihan.
C. Pupuk organik
Pupuk organik bisa saja berasal dari kotoran ternak. Kotoran ternak bisa menyuburkan tanah serta tanaman karena di dalamnya terdapat organisme yang menunjang pertumbuhan.
D. Kompos
Pengomposan merupakan sarana daur ulang dari sampah organik yang juga berguna untuk menstabilkan nutrisi yang lebih mudah menguap dan larut serta pembentukan humus tanah. Cara ini mampu meningkatkan retensi air pada tanah yang bisa mencegah penyakit pada tanaman.
Tanah juga ada jenis-jenisnya, yang bisa disesuaikan dengan keperluan. Tidak hanya jenisnya yang beragam, karakteristiknya pun beragam, contohnya :
- tanah regosol --> tanah jenis ini bertekstur pasir, dari yang halus hingga yang kasar. Jenis tanah ini termasuk yang mudah diolah, namun daya tahan airnya relatif rendah. Tanah regosol diketahui merupakan salah satu jenis tanah entisol yang berasal dari pelapukan material letusan gunung berapi, contohnya debu, pasir, lahar, dan lapili. Tidak heran tanah ini belum mengalami perkembangan sempurna.
- tanah latosol --> tanah jenis ini berwarna kuning atau kemerahan. Latosol merupakan tanah vulkanis yang mengandung bahan organik yang asam.
- tanah organosol -- > organosol juga sering disebut tanah gambut, dan jenis gambut berasal dari bahan induk, yakni organis hutan atau rumput yang mengalami pelapukan.
Baca Juga: Cocok untuk Pemula, Deretan Tanaman Cantik yang Minim Perawatan
- tanah laterit --> perlu diperhatikan bahwa tanah ini tidak subur dan biasanya ditumbuhi rumput. Menurut ilmu geografi tanah ini termasuk tanah yang sudah berumur tua.
- tanah humus --> tanah humus memiliki tekstur yang gembur dan terbentuk dari pelapukan tumbuhan-tumbuhan dimana di dalamnya erdapat unsur hara dan mineral. Tidak heran tanah ini sering direkomendasikan untuk bercocok tanam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki