Poptren.suara.com - Sama halnya ketika kita makan makanan yang kita sukai atau merasakan pijatan kaki atau punggung yang enak, kita mungkin mengeluarkan suara untuk menyampaikan kenikmatan yang terasa.
Sama halnya dengan suara desahan yang identik dengan aktivitas seksual yang dilakukan pasangan, baik itu oleh pria maupun wanita. Tapi pada kebanyakannya, desahan wanita selama aktivitas seksual mungkin terlihat lebih menonjol.
Ini berarti mendsah, bagi sebagian orang, adalah respons fisiologis alami jika kita mengalami kenikmatan saat berhubungan seks.
"Pada tingkat yang lebih intim, ini kembali lagi pada komunikasi," jelas Margo Badzioch, pelatih keintiman dan kebugaran bersertifikat untuk Mindbody + ClassPass, dalam laman The Healthy.
"Mendesah adalah cara tubuh untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda bahwa tubuh Anda terasa nyaman, Anda menginginkan lebih dari apa yang membuatnya terasa nyaman." tambahnya.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa mendesah dapat membuat pengalaman seksual menjadi lebih baik dan menyenangkan, dan itulah sebabnya mengapa hal ini penting saat berhubungan seks.
"Ini adalah perpanjangan dari komunikasi, atau cara untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda, saat mereka melakukan sesuatu yang terasa menyenangkan atau momennya terasa luar biasa, dan Anda tidak ingin menggunakan kata-kata," katanya.
"Suara yang keluar tanpa disengaja menunjukkan kenikmatan yang murni."
Tapi, meski mendesah merupakan respons alami bagi banyak orang, ada juga beberapa orang yang tidak mengerang saat berhubungan seks, dan itu juga tidak masalah.
Baca Juga: Resesi Seks, Ini Alasan Warga Jepang Ogah Menikah
Menurut penelitian dari sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Social and Personal Relationships, mendesah dapat meningkatkan pengalaman intim.
"Mendesah dan mengaktifkan napas Anda menghasilkan getaran ke seluruh tubuh, yang mengarah pada rasa kenikmatan yang lebih tinggi," jelas Badzioch.
Badzioch juga menyoroti efek Zen, dengan mengatakan bahwa mendesah juga dapat membuat seseorang keluar dari pikirannya, dan lebih hadir di dalam tubuh dan pada saat itu, yang memungkinkannya untuk merasakan sensasi yang lebih kuat, yang dapat mengarah pada orgasme yang lebih kuat."
Namun penting untuk diingat, bahwa tidak semua wanita akan mendesah selama hubungan seksual dan desahan bukan satu-satunya indikator kepuasan seksual. Setiap individu memiliki preferensi dan cara yang berbeda dalam mengekspresikan kenikmatan dan gairah seksual.
Hal yang terpenting adalah komunikasi terbuka dan jujur antara pasangan untuk memastikan bahwa keduanya merasa nyaman dan memperoleh kepuasan selama hubungan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!