Poptren.suara.com - Namanya Liang Ndara, sebuah desa kecil yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT. Meski desa ini terbilang kecil, namun keberadaannya telah memberikan dampak yang positif bagi masyarakat di sekitarnya.
Salah satunya yang membuat nama desa ini menjadi rujukan adalah, desa ini terkenal sebagai penghasil minuman beralkohol, sopi.
Sopi merupakan minuman tradisional yang dibuat dari fermentasi nira pohon lontar atau aren yang tumbuh di kawasan Manggarai Barat.
Proses pembuatan sopi cukup unik, dimulai dari pengambilan nira dengan cara membelah batang pohon lontar atau aren, lalu menempelkan bambu sebagai saluran pengaliran. Kemudian nira akan dikumpulkan dan dibiarkan beberapa hari hingga mengalami fermentasi.
Sopi sendiri sudah dikenal sejak zaman dahulu sebagai minuman yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pada masa kolonial, sopi dianggap sebagai minuman mewah yang hanya dapat dinikmati oleh orang-orang kaya.
Namun, seiring berjalannya waktu, sopi menjadi minuman yang lebih terjangkau dan populer di kalangan masyarakat Flores.
Desa Liang Ndara adalah salah satu desa yang terkenal sebagai produsen sopi terbaik di Manggarai Barat. Desa ini terletak di kawasan pegunungan dan memiliki iklim yang ideal untuk pertumbuhan pohon lontar atau aren.
Selain itu, cara pembuatan sopi di desa ini juga sangat terkenal karena mempertahankan teknik tradisional yang telah diwariskan dari nenek moyang mereka.
Sopi dan ekonomi masyarakat
Seiring dengan meningkatnya permintaan akan sopi di pasaran, banyak masyarakat di Desa Liang Ndara yang mulai terjun ke dalam bisnis ini. Banyak petani-petani yang menanam pohon lontar atau aren untuk menghasilkan nira yang kemudian dijadikan bahan dasar untuk membuat sopi.
Baca Juga: Tidak Selalu Pantai dan Laut, Belajar Sekaligus Wisata ke Museum Nyamuk Di Pangandaran
Dalam proses pembuatan sopi, terdapat berbagai macam profesi yang terlibat seperti para pembuat nira, penyuling sopi, dan pedagang sopi. Hal ini membuka peluang kerja baru bagi masyarakat di desa tersebut, sehingga mereka dapat menghidupi keluarga mereka dengan lebih baik.
Selain itu, penghasilan dari bisnis sopi juga telah mempengaruhi infrastruktur dan pembangunan di desa tersebut. Banyak warga desa yang membangun rumah baru dan meningkatkan kualitas hidup mereka dengan menggunakan penghasilan dari bisnis sopi.
Namun, di sisi lain, bisnis sopi juga memiliki dampak negatif. Banyak masyarakat yang kecanduan minuman beralkohol dan mengalami masalah kesehatan seperti kerusakan hati, serta berdampak buruk bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, pemerintah setempat perlu meningkatkan pengawasan dan pengendalian produksi sopi agar tidak melampaui batas yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
Daya tarik wisatawan
Dalam konteks pariwisata, budaya sopi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Manggarai Barat. Wisatawan dapat menikmati sopi dan mengetahui cara pembuatannya yang tradisional, serta memperoleh pengalaman mengenal budaya lokal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Cara Dapat Gratis Ongkir Tanpa Minimum Belanja April 2026, Ini Trik Terbaru yang Banyak Dicari
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
HONOR Pad 10: Tablet Mid-Range dengan 6 Speaker Stereo dan Performa Gahar
-
UPTD Pemprov Sulsel Dapat Predikat Kualitas Tinggi dari Ombudsman, Ini Tiga Lokus Penilaiannya
-
Skandal Paspor! 4 Pemain Timnas Indonesia Dibekukan Klub Eredivisie
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
WFH ASN Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penghematan BBM Jumbo
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham