Poptren.suara.com - Di utara India, terdapat sebuah pulau yang menutup diri dari dunia luar. Pulau ini tidak pernah disentuh oleh peradaban modern.
Bahkan pulau ini sering disebut juga pulau misterius. Pulau yang terisolasi dari bumi ini bernama pulau Sentinel Utara.
Dikutip dari wikipedia letak pulau ini berada di sebelah barat bagian Selatan Pulau Andaman Selatan. Sebagian besar pulau ini diliputi oleh hutan, letaknya cukup jauh dari pemukiman utama manusia di Pulau Andaman Besar.
Penduduk pulau yang menghindari setiap hubungan dengan orang lain di luar kelompok mereka ini dihuni oleh sekelompok orang primitif yang sisebuat sebagai suku sentinel. Mereka tidak mengenal budaya berjabat tangan.
Populasi orang-orang Sentinel ini ditengarai menghadapi potensi ancaman penyakit menular di mana mereka tidak memiliki kekebalan tubuh untuk bertahan. Ancaman lainnya adalah terjadinya kekerasan dari penyusup yang memasuki pulau.
Suku di pulau Sentinel Utara mempertahankan hidup dengan cara berburu hewan menggunakan tombak dan busur anak panah. Selain itu mereka juga memancing, meramu ataupun mengumpulkan tumbuhan liar.
Pakaian yang dikenakan oleh suku Sentinel terbuat dari daun dan tali serat dan banyak potongan sekoratif sserupa. Wanita umumnya memakai tali serat di sekitar pinggang, leher, dan kepala, sementara pria memakai ikat pinggang yang lebih tebal di sekitar pinggang mereka. Pria juga memakai ikat kepala dan kalung seperti yang dilakukan wanita.
Suku Sentinel yang diyakini menganut animisme, menyembah alam pernah menjadi perhatian global pada tahun 2018 silam, setelah mereka dilaporkan membunuh John Allen Chau, seorang misionaris Amerika Serikat, berusia 27 tahun yang mencoba melakukan kontak dengan mereka.
Mereka melakukan hal ini sebagai bentuk penolakan mereka terhadap pendatang dari luar. Sampai saat ini suku Sintenel menolak untuk berhubungan dengan dunia modern. Mereka akan mengusir bahkan membunuh apabila ada yang menginjakkan kaki di wilayah mereka.
Baca Juga: Takjub! Megahnya Masjid Agung Al-Falah Jambi, Dijuluki Masjid 1000 Tiang
Wikipedia juga menulis bahwa pada bulan Januari 2006, Sunder Raj dan Pandit Tiwari, dua nelayan India menangkap ikan secara ilegal di perairan terlarang dan dibunuh oleh suku Sentinel ketika kapal mereka hanyut terlalu dekat ke pulau.
Berita Terkait
-
Bahaya Besar Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Peradaban, Elon Musk Bilang Gini...
-
5 Fakta Menarik Peradaban Yunani Kuno, Ternyata Menyimpan Banyak Misteri
-
4 Sungai Terpanjang di Dunia, Ada Nil hingga Yellow River
-
Mengulik Lebih Dalam Zhou: Dinasti Terlama Sepanjang Sejarah Peradaban China Kuno
-
Tak Ingin Kalah, China Akan Bangun Peradaban Manusia di Mars, Rencananya Wow Banget
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Dollar Perkasa, Kreativitas Berjaya: Mencari Cuan di Balik Rupiah Rp17.500
-
Berapa Harga Lipstik Hanasui yang Asli? Ini Cara Membedakan dengan KW
-
Belasan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan, Oknum Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan