-
Sebanyak 28 kru kapal pesiar ditangkap otoritas Amerika Serikat April lalu.
-
Satu warga negara Indonesia terlibat dalam distribusi konten ilegal seksual anak.
-
Disney Cruise Line memberikan sanksi pemecatan tegas kepada kru yang terlibat.
Suara.com - Sebuah kasus distribusi konten pelecehan seksual anak menuai perhatian banyak pihak pada pekan ini. Kasus itu terjadi salah satunya pada sebuah kapal pesiar Disney.
U.S. Customs and Border Protection (CBP) membuka kasus tersebut setelah mereka menaiki kapal pesiar pada 23 dan 27 April 2026.
Itu merupakan bagian dari penyelidikan yang telah berlangsung sebelumnya.
Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat melakukan penangkapan kepada 28 kru kapal pesiar yang ternyata melibatkan seorang pekerja Indonesia
Laporan dari NBC News mengungkap bahwa 26 awak kapal berasal dari Filipina, satu dari Portugal, dan satu lagi dari Indonesia.
Meski tak menjelaskan secara detail, mereka akan menghadapi hukuman yang berlaku pada masing-masing negara.
Awak kapal disebut "terlibat dalam penerimaan, kepemilikan, pengangkutan, distribusi, atau penayangan Child Sexual Exploitation Material (Materi Eksploitasi Seksual Anak) atau pornografi anak".
Perusahaan memberikan sanksi tegas yaitu pemecatan kepada semua kru kapal pesiar.
Tak hanya itu, visa mereka dibatalkan dan mereka dideportasi ke negara asal. Dari 28 pekerja kapal pesiar ternama, beberapa dari Disney Cruise Line sehingga memicu perhatian publik.
Baca Juga: Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi pelaku industri digital bahwa pengawasan terhadap konten ilegal sangatlah ketat, bahkan di lingkungan liburan yang dianggap paling aman sekalipun.
Salah satu kapal yang menjadi pusat perhatian adalah Disney Magic. Dharmi Mehta, seorang penumpang di kapal tersebut, menyaksikan langsung proses penangkapan yang dramatis.
Ia merekam setidaknya empat petugas CBP yang menggiring beberapa karyawan dengan tangan terborgol. Mehta menggambarkan suasana tersebut sangat mengganggu, terutama karena salah satu yang ditangkap adalah pelayan yang melayaninya selama perjalanan.
"Dia mengenakan seragam lengkap, yaitu blazer dan dasi. Beberapa karyawan lain masih mengenakan seragam koki mereka dengan tanda nama di atasnya," kata Mehta dikutip dari Fox News.
Respons Perusahaan
Menanggapi skandal ini, pihak Disney Cruise Line bertindak tegas dan memastikan mereka tidak memberikan ruang bagi pelaku kriminal.
Berita Terkait
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus