/
Senin, 03 April 2023 | 10:30 WIB
Pengacara korban David Ozora, Mellisa Anggraini (Suara.com/Dea) ((Suara.com/Dea))

Poptren.suara.com - Ernie Meike Torondek, tak kuasa menangis tangisnya saat menceritakan peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh putranya, Mario Dandy. Ernie juga tak menyangka semuanya bisa terjadi.

Akan tetapi Mellisa Anggraini, Kuasa Hukum dari David Ozora yang melihat cuplikan video Ernie Meike yang menangis di hadapan media justru merasa geram.

Menurut Mellisa, Ernie Meike menangis hanya demi kepentingan pribadi dan keluarganya. 

"Anda menangis untuk kepentingan diri dan keluarga Anda! David dan keluarganya menangis karena perbuatan biadab anak Anda!," tulis Mellisa, dikutip dari akun Twitter @MellisaA_An.

Mellisa juga mengatakan tangisan Ernie akibat perbuatan keji yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, putranya terhadap David Ozora dirasa tidak layak bila dibandingkan kepedihan yang dialami keluarga David.

"Tidak ada kelayakan apapun kesedihan Anda ini jika disandingkan dengan kepedihan dan kesedihan hati David dan keluarganya!!" sambungnya.

Perjuangan David selama perawatan di ruang ICU pun diungkapkan oleh pengacara David.

"42 hari David tersiksa dalam perawatan di ruang ICU, dari meregang nyawa sampai berjuang untuk sembuh saat ini," kata Mellisa.

Ia juga menceritakan ratusan kali David menangis dan berteriak kesakitan tanpa suara akibat perbuatan kejam dari Mario.

Baca Juga: Jenuh Kerja di TV, Uya Kuya Putuskan Vakum Selama 2 Tahun

"Ratusan kali David nangis dan teriak kesakitan, meski yg keluar hanya air mata tanpa suara, yaa..suaranya hilang karena lubang trakeastomi di lehernya," ungkapnya.

Mellisa sangat menyayangkan kepada mereka yang hanya peduli pada masa depan Dandy, sementara David telah kehilangan masa depan lantaran diffuse axonal injury yang dialaminya.

"Mereka bicara anaknya layak dapat masa depan, sedangkan masa depan David sudah direnggut tanpa ampun..," bebernya.

Keadaan David saat ini perlahan-lahan sudah mulai berangsur membaik, beberapa kali ia terlihat tengah melakukan terapi demi kesembuhannya.

Load More