Poptren.suara.com - Pernah dengar hidroponik ? Apa sih maksudnya ? Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yaitu kata "hydro" yang berarti air dan juga "ponos" yang berarti bekerja dengan air. Jadi hidroponik adalah teknik budidaya tanaman, terutama yang tidak menggunakan tanah, tapi medianya menggunakan arang sekam, bisa juga rockwool ataupun menggunakan cocopeat.
Teknik hidroponik lebih umum digunakan untuk sayuran atau buah-buahan. Menurut buku Panen Hidroponik Buah & Sayuran Buah di Halaman Rumah, ada beberapa tanaman yang bisa menggunakan teknik ini dan hasilnya bagus. diantaranya :
1. Timun suri
Buah yang umum ada pada bulan Ramadan ini tumbuh dengan baik pada iklim kering karena tanaman ini perlu cahaya matahari dengan suhu sekitar 21 hingga 25 derajat Celcius. Timun suri akan tumbuh dengan tepat jika ketinggiannya juga tepat, yaitu sekitar 1000 hingga 1200 mdpl.
Timun suri diketahui bisa dipanen beberapa kali dalam satu musim tanam, karena umumnya timun suri bisa dipanen pada umur 60 sampai 70 hari setelah tanam.
2. Stroberi
Salah satu buah yang termasuk buah subtropis karena memerlukan udara dingin untuk tumbuh dan berkembang. Stroberi cocok ditanam pada dataran tinggi dengan ketinggian 1000 sampai 1500 mdpl. Di Indonesia sendiri, yang merupakan daerah tropis, stroberi akan tumbuh dengan baik di wilayah dengan suhu 17 sampai 20 derajat Celcius dan tingkat kelembapannya 80 hingga 90 persen.
Meskipun udara yang diperlukan cukup dingin, namun stroberi tetap memerlukan penyinaran matahari hingga 10 jam setiap hari dan stroberi bisa dipanen saat berumur dua hingga empat bulan setelah tanam.
3. Melon
Baca Juga: Cocok untuk Pemula, Deretan Tanaman Cantik yang Minim Perawatan
Buah ini akan tumbuh dengan baik pada lahan dengan ketinggian 250 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Tetapi melon yang berasal dari ketinggian 250 meter ukurannya relatif lebih kecil. Maka dari itu, selain ketinggian tempat, melon hidroponik juga harus mempertimbangkan tingkat kelembapan udara.
Melon hidroponik akan tumbuh dengan baik dengan kelembapan udara antara 50 hingga 70 persen. Kenapa ? Karenas uhu rata-rata lingkungan tumbuh juga mempengaruhi kualitas dari melon ini. Suhu rata-rata yang sesuai untuk pertumbuhan melon antara 25 hingga 30 derajat Celcius.
Melon tergolong tanaman yang mudah dibudidayakan dan masa panennya juga relatif singkat, antara tiga hingga empat bulan setelah ditanam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah