Poptren.suara.com - Gangguan kepribadian narsistik merupakan kondisi di mana seseorang merasa dirinya paling penting. Umumnya kepribadian narsistik membuat seseorang sulit untuk berhubungan baik dengan orang lain.
Mengutip Help Guide, hal itu karena gangguan kepribadian narsistik membuat penderitanya memiliki pola pemikiran dan perilaku yang hanya mementingkan keinginan diri sendiri, kurang empati pada orang lain, dan memiliki kebutuhan tinggi untuk dipuji.
Mereka memiliki cinta yang tinggi terhadap citra diri sendiri untuk menutupi perasaan tidak aman yang mendalam pada dirinya. Gangguan kepribadian narsistik sering dimulai pada remaja atau awal masa dewasa.
Mengutip Mayo Clinic, gejala gangguan kepribadian narsistik dan tingkat keparahannya bisa bervariasi. Sementara beberapa tanda dari gangguan kepribadian narsistik di antaranya :
1. Memiliki rasa mementingkan diri sendiri yang terlalu tinggi serta butuh rasa dikagumi yang terus-menerus dan berlebihan
2. Merasa bahwa mereka berhak mendapatkan keistimewaan dan perlakuan khusus
3. Berharap untuk diakui sebagai superior, meski tanpa prestasi
4. Membuat prestasi dan bakat tampak lebih besar dari yang sebenarnya
5. Disibukkan dengan fantasi tentang kesuksesan, kekuatan, kecemerlangan, kecantikan atau pasangan yang sempurna
6. Percaya mereka lebih unggul dari orang lain dan hanya bisa menghabiskan waktu bersama atau dipahami oleh orang yang sama spesialnya
7. Bersikap kritis dan memandang rendah orang yang mereka anggap tidak penting
8. Mengharapkan bantuan khusus dan berharap orang lain melakukan apa yang mereka inginkan tanpa mempertanyakannya
9. Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan
10. Memiliki ketidakmampuan atau keengganan untuk mengenali kebutuhan dan perasaan orang lain
Penderita gangguan kepribadian narsistik biasanya tidak ingin berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dalam dirinya, sehingga mereka biasanya tidak mencari pengobatan
Berita Terkait
-
7 Tips Untuk Tetap Bahagia Dalam Hidup, Jadi Kunci Jaga Kesehatan Mental
-
Michael Jackson Indonesia Trauma Berat dengan Film G30S/PKI, Sampai Butuh Terapi Khusus Untuk Sembuh
-
Disebut dalam Kasus Perselingkuhan Virgoun, Kenali Gangguan Narsistik atau NPD
-
4 Cara Menghadapi Orang dengan Narcissistic Personality Disorder
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS