Poptren.suara.com - Kue tradisonal asal Jepang ini sangat populer di kalangan penyuka atau penggemar anime Jepang, Doraemon. Dorayaki merupakan kue kesukaan Doraemon.
Bahkan demi mendapatkan dorayaki Doraemon rela untuk melakukan apapun. Maka tak heran jika kue ini juga identik dengan Doraemon.
Oleh karena itu tak heran para penggemar doraemon di tanah air yang ikut penasaran dengan kudapan ini. Tak perlu harus ke Jepang untuk bisa menikmati dorayaki ini.
Dilansir dari Bake Anime karya Emily J Bushman, dorayaki merupakan sejenis pancake. Bedanya, kue tradisional Jepang yang diberi isian azuki atau selai kacang, selai buah, cokelat bahkan krim. Adapun adonan pancakenya terbuat dari tepung dan telur.
Sementara untuk pembuatannya cukup mudah. Dilansir dari cookpad, kita bisa membuat sendiri dorayaki melalui resep dan petunjuk berikut ini.
Bahan-bahan:
130 gram tepung terigu
1/2 sendok teh baking soda, campur dan aduk rata kedua bahan
80 gram gula pasir
2 butir telur
1 sendok makan madu
50 mililiter air
Isian: Selai coklat
Cara Membuat:
Langkah pertama : Siapkan semua bahan, campur 80 gram gula pasir, 2 butir telur dan madu menggunakan mixer hingga pucat. Jika tidak ada mixer, bisa menggunakan whisk.
Baca Juga: Profil Mbah Imam, Pendiri Ponpes Al Zaytun yang Bongkar Kapan Panji Gumilang Mulai Aneh
Langkah kedua : Tuang bahan tepung terigu dan baking soda. Sambil di ayak aduk rata gunakan whisk hingga adonan agak berat
Langkah ketiga : Tambahkan 50 mililiter air ke dalam adonan, aduk lagi hingga halus dan tidak ada yang menggumpal.
Langkah keempat : Tutup adonan dengan kain bersih, diamkan selama 10 menit.
Langkah kelima : Panaskan teflon api sedang cenderung kecil, aduk kembali adonan. Tuang di teflon.
Langkah keenam : Biarkan sampai muncul sarang pada adonan lalu balik cukup 5 detik lalu angkat, lakukan sampai semua bahan habis.
Langkah ketujuh : Ambil satu dorayaki beri selai cokelat atau isian lainnya, tutup dengan dorayaki lainnya bagian pinggir agak ditekan tekan hingga menempel rapat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026