Poptren.suara.com - Operasi Patuh Jaya 2023 dimulai hari ini, tanggal 10 Juli. Maka dari itu diimbau kepada seluruh pengendara mobil atau sepeda motor untuk melengkapi surat-surat yang wajib ada dan dibawa ketika berkendara, agar terhindar dari tilang.
Operasi Patuh Jaya bukan hanya menilang pengendara yang surat-surat wajibnya tidak lengkap, tetapi juga menilang pengendara yang tidak patuh akan peraturan lalu lintas. Adapun ciri-ciri kendaraan yang jadi sasaran Operasi Patuh Jaya 2023, yakni :
1. Knalpot sepeda motor tidak sesuai standar
Hal ini akan dijerat dengan Pasal 285 ayat satu (1), Juncto Pasal 106 ayat tiga (3) UU LLAJ, dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan, atau denda maksimal Rp. 250.000.
2. Kendaraan memakai rotator tidak sesuai peruntukan
Hal ini akan dijerat dengan Pasal 287 ayat empat (4) UU LLAJ, dengan sanksi pidana kurungan paling lama satu (1) bulan, atau denda maksimal Rp. 250.000.
Adapun pengendara yang jadi incaran pada Operasi Patuh Jaya kali ini, ialah :
1. Lawan arus
Ini dapat dijerat dengan Pasal 287 Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau UU LLAJ, dengan ancaman sanksi denda maksimal Rp. 500.000.
2. Balap liar dan kebut-kebutan
Ini akan dijerat dengan pasal 297 Juncto Pasal 115 huruf B UU LLAJ dengan sanksi kurungan paling lama 1 (satu) bulan, dengan denda maksimal Rp. 3.000.000.
3. Menggunkan ponsel saat berkendara
Penggunaan ponsel saat berkendara dikenai Pasal 283 UU LLAJ, dengan sanksi denda maksimal Rp. 750.000.
Perlu diingat bahwa Operasi Patuh Jaya 2023 berpindah-pindah, tidak hanya ada di satu titik. Operasi Patuh Jaya bertujuan bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menertibkan lewat edukasi, teguran, dan imbauan oleh petugas di lapangan.
Edukasi, teguran serta imbauan yang diberikan dilakukan secara humanis, dengan harapan tak akan ada komplain dari masyarakat. Operasi Patuh Jaya kali ini diharapkan berjalan dengan optimal dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan mampu meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat kepada polisi, serta mampu meningkatkan sikap disiplin dan tertib berlalu lintas demi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi latihan untuk mematangkan persiapan Operasi Patuh yang dilakukan menjelang Operasi Mantap Brata untuk pengamanan Pemilu dan Pilkada 2024.
Berita Terkait
-
KPK Sebut Banyak Pejabat LHKPN-nya Tak Sesuai: Khususnya Jaksa, Polisi Hingga Hakim!
-
Rentetan Kasus Polisi Nakal di Era Listyo Sigit Terungkap: Ferdy Sambo hingga Teddy Minahasa
-
Laporkan Tasyi Athasyia dengan Tuduhan Pengancaman dan Kekerasan, Eks Karyawan Diperiksa Polisi
-
Jadi Polisi Kebanggaan, Siapa Ayah Ganjar Pranowo?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran