Suara.com - Bulan Juli juga diwarnai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara alias hari jadi Polri ke-77 yang jatuh pada 1 Juli 2023 lalu. Momen tersebut menjadi wadah untuk mengevaluasi kepemimpinan Polri di bawah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memasuki usia jabatannya ke 3 semenjak dilantik 27 Januari 2021, menggantikan Jenderal Idham Azis.
Meski tak dipungkiri Listyo berupaya memberikan pembenahan di internal kepolisian melalui misi 'Presisi', Polri di era kepemimpinannya terdapat beberapa oknum polisi 'nakal' yang terlibat kasus hukum.
Adapun muncul nama-nama seperti Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa yang melakukan tindakan kriminal berat yakni pembunuhan dan pengedaran narkoba.
Belum lagi, ada nama-nama beberapa oknum polisi yang turut melakukan pelanggaran dan kasus hukum.
Mari mengevaluasi kepemimpinan Listyo Sigit dengan berkilas balik terhadap kasus pelanggaran yang dilakukan oleh oknum polisi di eranya.
Oknum polisi tipu tukang bubur
Seorang oknum Perwira Polri yakni AKP SW menipu seorang tukang bubur yang bercita-cita agar anaknya bisa masuk Korps Bhayangkara.
AKP SW yang sempat menjabat Kapolsek Mundu Cirebon menipu tukang bubur bernama Wahidin.
Wahidin sempat diiming-imingi anaknya dipermudah masuk Polri dan sebagai gantinya harus membayar ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Nikita Mirzani Terciduk Pakai Baju Bolong, Auto Disindir Warganet: Si Paling Kaya
Janji AKP SW tak kunjung berwujud hingga Wahidin resmi melaporkannya ke Propam Polri.
Anak AKBP Achiruddin aniaya mahasiswa, dugaan penimbunan BBM ilegal terekspos
Bisnis ilegal milik AKBP Achiruddin Hasibuan terekspos sebab anaknya, Aditya Hasibuan menghajar seorang mahasiswa.
Polisi sempat mendatangi rumah Achiruddin untuk mendalami soal kasus yang melibatkan anaknya itu.
Kala memeriksa rumah Achiruddin, polisi menemukan gudang penimbunan solar ilegal yang tak jauh dari lokasi pemeriksaan.
Achiruddin kini berstatus tersangka bersama PT Almira yang berkongkalikong dengannya untuk menimbun solar ilegal.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Terciduk Pakai Baju Bolong, Auto Disindir Warganet: Si Paling Kaya
-
Ditinggal Nikah Denny Caknan, Happy Asmara: Aku Gak Popo, Cuma
-
Syahnaz Dicibir Netizen: Menghancurkan Rumah Tangga Orang Itu Dosanya Gak Tanggung-tanggung Loh
-
Erick Thohir Sebut Polemik Politik JIS dan Anies Baswedan Sudah Clear, Kita Sudahi Perdebatan Ini!
-
Denise Chariesta Open Donasi untuk Bayinya Gegara Ulah sang Mantan: Papa dari Anakku Duitnya..
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?