Poptren.suara.com - Selain teh, kopi adalah minuman populer yang banyak diminati, dari orangtua hingga remaja. Bagi sebagian orang, kopi di klaim dan diyakini menjadi penambah energi saat akan beraktifitas. Sebagai informasi, dalam satu cangkir kopi terkandung sekitar 95 mg kafein.
Minum kopi masih dianggap wajar apabila dalam sehari hanya meminum tiga sampai lima cangkir, karena dosis kopi pada setiap orang berbeda, tergantung dari usia, kondisi kesehatan dan pertimbangan lainnya. Disarankan minum kopi tanpa gula.
Saran tersebut bukan tanpa alasan, karena kopi pahit mengandung manfaat yang baik, diantaranya :
1. Bantu mengurangi risiko diabetes tipe dua (2)
Laman Mayo Clinic merilis sebuah studi yang membuktikan bahwa mengonsumsi kopi dapat membantu mengurangi resiko diabetes, apalgi diabetes tipa dua (2). Perlu diingat, seseorang yang sudah mengidap diabetes, penting untuk mengetahui bahwa kafein pada kopi berisiko memengaruhi kadar gula darah, apakah menjadi rendah atau bahkan menjadi tinggi.
2. Menjaga kesehatan jantung
Laman Harvard School of Public Health menuliskan minum kopi secara rutin mungkin bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Minum kopi empat cangkir bahkan lebih disinyalir bisa menurunkan 20 persen risiko stroke dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali.
3. Menjaga kesehatan organ hati
Journal of Clinical Gastroenterology menjelaskan bahwa asupan kopi berpotensi mengurangi jumlah lemak pada hati. Bahkan hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kandungan kimia pada kopi bisa membantu proses detoksifikasi sel kanker pada hati.
Baca Juga: Kolaborasi Kopi dan Kunyit yang Mampu Hasilkan Minuman Enak dan Berkhasiat
Namun hal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan seberapa efektif kopi bisa membantu mengobati penyakit hati kronis.
4. Menjaga kesehatan otak
Kopi mengandung kafein yang dapat membantu konsentrasi, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi risiko depresi. Bahkan jurnal Practical Neurology memaparkan bahwa kopi dapat mencegah penurunan fungsi kognitif otak, contohnya Parkinson dan Alzheimer.
5. Mengurangi risiko kanker
Harvard School of Public Health menjelaskan kopi bisa memengaruhi perkembangan kanker, dari permulaan sel hingga kematian, karena kafein dalam kopi dianggap bisa mengganggu pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?
-
Tayang 21 Juli, Lee Seok Hoon dan DinDin Jadi Pembawa Acara di Playlist 109
-
3 Lipstik Awet dan Anti Luntur untuk Ngopi Cantik, Gak Repot Touch Up saat Nongkrong
-
Lebih dari Sekadar Nasi Sisa, Sego Karak Adalah Simbol Kehangatan Masa Lalu
-
Demokrasi Butuh Batas, Bukan Tumpang Tindih Kekuasaan
-
5 Jenis Sepatu Lari dan Fungsinya Sesuai Kebutuhan, Jangan Salah Pilih!
-
Mesin Belgia Mulai Panas, Courtois Yakin Setan Merah Pulangkan Spanyol
-
Staycation Rasa Liburan di Tengah Jakarta, Menemukan Oase Hijau Bernama Park 5 Simatupang
-
Jelang Lawan Inggris, Norwegia Diserang Wabah Flu: Bagaimana Kabar Haaland?