Poptren.suara.com – Persaingan di dunia kuliner bukan lagi hal yang tabu, banyak makanan viral yang akan diadopsi kembali dan disajikan dalam bentuk dan nama lain sudah menjadi hal yang wajar.
Tapi baru-baru ini, salah satu brand yang sedang viral yaitu Neynis Food yang menjual salad buah mereview salad buah pesaing mereka yaitu Salad Nyoo.
Hal ini mungkin biasa dilakukan oleh kebanyakan pengusaha kuliner guna mencari kekurangan dan kelebihan dari produk mereka atau produk pesaing mereka.
Namun, review yang dilakukan oleh Dwi Annisa dan Nestya Anastasya sang pemilik Nesynis Food sangat disayangkan oleh para netizen.
Netizen menjadi kesal dengan cara dua saudara tersebut, cara mereka mereview Salad Nyoo dianggap menjatuhkan.
Tak hanya memberikan rating makanan tersebut, Dwi Annisa juga mengatakan bahwa Salad Nyoo tidak worth it.
“Menurutku 39.000 nggak worth it, ya disini Cuma melon semangka, melon semangka, melon semangka, udah apelnya Cuma berapa beb.. tiga atau lima ya lima, apalenya Cuma beberapa potong doang”. Ucap Dwi.
Ia juga memperlihatkan bahwa melon yang dimakannya tersebut terasa benyek.
Perlu diketahui bahwa Salad Nyoo adalah pelopor bisnis salad buah yang sedang populer di Indonesia saat ini, mereka juga sudah membuka beberapa cabang di Indonesia.
Baca Juga: Nyesek, Nyanyi Bareng Tiara Andini, Brisia Jodie Diminta Mundur
Para pelanggan Salad Nyoo mengaku puas dengan kondisi dan isian dari Salad Nyoo.
Karena lontaran review inilah banyak netizen yang menyayangkan sikap dari pemilik Nesyin Food.
““banyak isinya” tapi make buah BS an AWKWKKW soalnya tadi ada video lewat spill ikutan franchise nya dikasih buah BS” tulis vaxxx
“..saladku yg banyak jenisnya melihat ini menjerit ini.. EMANG EAK?” ujar anxxxx
“greget bgt sm plastik mobil knp gadi cpot sii, ud ngmongnya menye² _-"” tulis nexxx
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet
-
Viral Dodit Kucing Gembrot Jadi Artis Google Maps, Titik Lokasinya Diburu
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya