Poptren.suara.com - Alopecia, salah satu penyakit yang mungkin masih terdengar asing. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang usia ataupun jenis kelamin.
Alopecia apa sih ? Alopecia adalah kebotakkan atau kerontokkan rambut yang bisa terjadi di bagian manapun, dan disebabkan oleh stres, autoimun, keturunan dan faktor lainnya. Dalam istilah medis, Alopecia merupakan suatu kondisi yang menggambarkan terjadinya kebotakan atau kehilangan rambut di bagian tubuh tertentu atau keseluruhan.
Kondisi tersebut dapat terjadi pada kulit kepala atau bagian tubuh lainnya seperti wajah, alis, bulu mata, atau bahkan seluruh tubuh. Alopecia terbagi menjadi lima jenis, yakni :
1. Alopecia Areata
Orang yang mengidapnya akan mengalami kebotakan yang terjadi di kepala dan biasanya berbentuk seperti koin, dan jumlahnya tergantung dari tingkat keparahannya.
2. Alopecia Universalis
Orang yang mengidapnya akan kehilangan seluruh rambut yang ada di wajah, termasuk alis dan rambut di kepala.
3. Alopecia Androgenetika
Orang yang mengidapnya akan mengalami botak berpola, yang dapat terjadi tidak hanya pada laki-laki namun juga perempuan, dan Alopecia jenis ini merupakan yang paling umum. Pada laki-laki, secara bertahap, rambut di dahi dan puncak kepala akan menipis.
Baca Juga: Catat ! Deretan Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan
Sedangkan untuk perempuan, rambut akan menipis secara merata di seluruh kulit kepala. Baik laki-laki atau perempuan, Alopecia jenis ini umumnya terjadi karena pertambahan usia.
4. Alopecia Cicatricial
Orang yang mengidapnya akan kehilangan rambut yang disebabkan oleh peradangan dan kerusakan permanen pada folikel rambut, sehingga menyebabkan bekas luka di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.
5. Alopecia Totalis
Orang yang mengidapnya akan kehilangan rambut di seluruh tubuhnya.
Alopecia disebabkan oleh banyak faktor termasuk faktor genetik, masalah hormon, peradangan, stres, atau reaksi autoimun. Faktor yang juga menyebabkan penyakit satu ini, diantaranya :
1. Alopecia Areata
Jenis satu ini belum diketahui dan dipahami secara pasti penyebabnya, tapi diyakini bahwa gangguan sistem kekebalan tubuh merupakan faktor utamanya, yang menyerang keliru folikel rambut yang menyebabkan rambut rontok dan timbul bercak-bercak kecil tanpa rambut di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.
2. Alopecia Androgenetika
Jenis satu ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon, dimana pada pria, hormon dihidrotestosteron dapat menyebabkan penipisan rambut di daerah tertentu, seperti dahi dan puncak kepala.
Sedangkan pada perempuan, jenis satu ini dapat terjadi karena perubahan hormon, seperti selama kehamilan, menopause, atau kondisi medis lainnya.
3. Alopecia Cicatricial
Jenis ini disebabkan oleh peradangan yang merusak folikel rambut secara permanen sehingga menyebabkan bekas luka di kulit kepala atau bagian tubuh lainnya. Peradangan bisa disebabkan oleh infeksi, luka bakar, radiasi, atau kondisi autoimun.
4. Stres fisik atau emosional
Alopecia dapat disebabkan oleh stres berat yang bisa menyebabkan kondisi yang disebut telogen effluvium, di mana rambut masuk dalam fase istirahat dan rontok lebih banyak dari biasanya. Jangan risau, rambut dapat tumbuh kembali setelah stres berkurang.
5. Gaya hidup dan nutrisi
Apabila orang yang mengidap Alopecia memiliki pola makan yang tidak seimbang atau kekurangan nutrisi tertentu seperti zat besi, protein, atau vitamin tertentu, dapat mempengaruhi kesehatan rambut.
6. Efek samping obat
Alopecia merupakan efek samping dari beberapa jenis obat, termasuk kemoterapi, obat antikoagulan, dan obat antihipertensi.
7. Penyakit autoimun
Selain alopecia areata, beberapa kondisi autoimun lain seperti lupus eritematosus sistemik dapat menyebabkan Alopecia.
Secara umum, pengobatan Alopecia tergantung pada penyebabnya. Pengobata seperti terapi laser, transplantasi rambut, penggunaan obat-obatan hingga tanam rambut dapat dipertimbangkan. Karena penyebabnya beragam, maka penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau dermatolog untuk diagnosis yang tepat agar perawatnnya sesuai.
Hingga saat ini, kasus kematian akibat Alopecia belum ditemukan. Penyakit ini justru lebih menyerang sisi psikologis penderitanya dengan menimbulkan rasa minder, tidak percaya diri, dan membuat penderitanya malu, apalagi anak-anak. Perlu adanya untuk mempersiapkan lingkungan sekitar selain menjelaskan apa kondisi yang terjadi pada si anak.
Berita Terkait
-
4 Penyebab Isolasi Sosial, Ketidakmampuan untuk Terhubung dengan Orang Lain
-
Apa yang Dirasakan Pengidap Skizofrenia? Simak Faktanya Menurut Penelitian
-
Waspada! Ini 6 Penyakit Akibat Polusi Udara Jakarta yang Dapat Mengancam Anda!
-
Enzy Storia Sakit Autoimun, Sempat Tak Bisa Jalan Normal Selama 2 Tahun
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi
-
Mata Kering dan Berair Akibat Gadget? Begini Cara Mencegah Sebelum Jadi Masalah Serius
-
Tanggapi Isu Perselingkuhan Oknum Pegawai, BRI Pastikan Tidak Ada Toleransi Bagi Pelanggar Kode Etik
-
KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA
-
Ngejoke Tentang Benjamin Netanyahu di Grup WhatsApp, Wanita Ini Masuk Bui dan Kena Denda
-
Tablet Samsung Berapa Harganya? Ini 5 Rekomendasi Termurah dan Multifungsi
-
Speak Up Like Kartini: Emansipasi Perempuan di Era Media Sosial
-
Jisoo BLACKPINK Terseret Kasus KDRT Kakak, Agensi Tegaskan Tak Ada Kaitannya
-
Ikut Demo, Influencer Hanna Pertiwi Sindir Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Hingga KKN
-
Buka Rekening Lewat BRImo di Rejuve, Langsung Dapat Cashback Spesial!