Suara.com - Sebuah candaan yang dianggap sepele bisa berujung serius, itulah yang dialami seorang mahasiswi di Amerika Serikat. Nama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tiba-tiba terseret dalam kasus hukum setelah seorang wanita membuat "lelucon" di grup WhatsApp kampusnya.
Alih-alih mengundang tawa, pesan tersebut justru memicu kepanikan dan berujung pada penangkapan. Kasus ini pun langsung jadi perhatian publik, terutama di tengah meningkatnya sensitivitas terhadap isu keamanan dan ancaman kekerasan di lingkungan pendidikan.
Lantas bagaimana kisah selengkapnya? Begini faktanya menurut yang telah Suara.com rangkum dari Times of India.
Berawal dari Grup Chat Mahasiswa
Peristiwa ini melibatkan Gabriela Saldana, mahasiswi berusia 23 tahun dari Florida International University (FIU). Ia ditangkap setelah mengirimkan pesan dalam grup WhatsApp yang berisi sekitar 215 mahasiswa.
Grup tersebut awalnya digunakan untuk membahas sebuah acara kampus yang akan digelar di Ocean Bank Convocation Center.
Namun percakapan berubah drastis ketika Saldana mengirim pesan yang dianggap sebagai ancaman serius. Dalam salah satu pesannya, ia menulis dengan menyebut nama Netanyahu, meminta agar bom dijatuhkan di lokasi acara mahasiswa tersebut.
"Netanyahu dari Israel, kalau kamu bisa mendengar saya, jatuhkan saja ‘bom-bom kecil’ untuk kami mahasiswa Capstone di Ocean Bank Convocation Center."
Tak berhenti di situ, ia kemudian mengirim pesan lanjutan yang lebih eksplisit, menyebut akan ada bom di lokasi tersebut dan menyalahkan seseorang bernama Jonathan.
"Akan ada bom di Ocean Bank Convocation Center, dan itu akan menjadi kesalahan Jonathan."
Baca Juga: Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina
Candaan yang Berujung Masalah Hukum
Alih-alih dianggap sebagai lelucon, pesan tersebut justru membuat banyak anggota grup panik. Situasi pun cepat berkembang menjadi serius.
Tak lama setelah itu, Saldana mencoba mengklarifikasi dengan mengatakan bahwa ia hanya membuat "candaan bodoh" yang seharusnya tidak diucapkan.
Namun, klarifikasi tersebut tidak menghentikan proses hukum. Pihak kepolisian tetap menindaklanjuti kasus ini karena isi pesan dinilai memenuhi unsur ancaman kekerasan.
Saldana akhirnya ditangkap dan dihadirkan di pengadilan. Ia dikenakan tuduhan serius berupa ancaman tertulis untuk membunuh atau menyebabkan cedera fisik, sebuah tindak pidana berat di Amerika Serikat. Hakim Mindy S. Glazer menetapkan uang jaminan sebesar 5.000 dolar AS.
Dalam persidangan, hakim mengakui bahwa terdakwa mengklaim pesan tersebut sebagai lelucon. Namun penilaian hukum tidak hanya bergantung pada niat pengirim, melainkan juga bagaimana pesan itu diterima oleh orang lain.
Berita Terkait
-
Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina
-
Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global
-
Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
-
Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Telkomsel Ungkap 361 BTS Sudah Pakai Energi Terbarukan, Komitmen Hijau Makin Nyata
-
SheHacks dan AI Jadi Kunci UMKM Perempuan Indonesia Naik Kelas di Era Digital
-
Game Silent Hill: Townfall Meluncur 24 September 2026 ke PS5 hingga PC
-
Turnamen Yu-Gi-Oh! World Championship 2026 Resmi Dimulai, Tebar Hadiah Gratis
-
Pertolongan Pertama HP Kemasukan Air, Lakukan 7 Langkah Ini agar Tidak Mati Total
-
5 HP Android dengan Desain Kamera Boba 3 Mirip iPhone Seri Pro, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
-
5 HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaik 2026, Performa Monster untuk Gaming hingga Fotografi
-
7 HP OPPO RAM 8GB Terbaru 2026, Baterai Jumbo hingga Layar AMOLED
-
Konservasi Candi Borobudur Memanfaatkan Teknologi Drone 360 Spasial