Poptren.suara.com - Setidaknya sebanyak 20 tahanan di Rutan KPK Jakarta mengirim surat kepada KPK meminta sesama tahanan yang juga Gubernur Papua non-aktif, Lukas Enembe, dipindah ke rumah sakit.
Permintaan ini dilayangkanmerupakan buntut dari mereka tak tahan hidup satu sel atau bersebelahan bersama Lukas, yang dalam enam bulan terakhir perilakunya sangat jorok banget.
Bayangkan saja, Lukas acapkali ngompol alias pipis di celana, tak cebok usai berak, dan yang paling parah adalah meludah sembarangan di mana-mana.
Disebutkan juga, selama ini para tahanan KPK yang sukarela membantu membersihkan kotoran Lukas. Namun, lama-lama mereka tak kuat. Demikian keterangan tim kuasa hukum Lukas Enembe pada wartawan, mengutip Vice.
"Kami, para tahanan dengan kesibukan dan beban pikiran kami masing-masing, sudah tidak mungkin untuk menyelesaikan hal-hal di atas," demikian bunyi surat itu.
KPK mengaku saat ini sedang menyelesaikan kericuhan di Rutan KPK itu. Sementara organisasi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tak percaya mentah-mentah kabar bahwa Lukas sedemikian sakit hingga berak dan ngompol sembarangan.
Bahkan MAKI menduga, Lukas sedang berpura-pura tak sehat agar dipindah ke rumah sakit.
Lukas Enembe merupakan terdakwa kasus suap sebesar Rp45,8 miliar dan gratifikasi Rp1 miliar. Suap itu diberikan perusahaan swasta agar ditukar dengan pemenangan tender proyek pemerintah Papua.
Sejak kasusnya ditelisik KPK, Lukas memang terus berdalih sakit. Alasan ini juga yang membuat proses penangkapannya penuh dengan drama. Selain itu, ia juga acapkali berulah, seperti tak pakai alas kaki saat hadir di persidangan dan berteriak menyela para jaksa.
Duh, kok bisa ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026