/
Selasa, 15 Agustus 2023 | 01:24 WIB
Bukan kabut, inni polusi di Jakarta (DLH DKI Jakarta)

Poptren.suara.com - Akhir-akhir ini tangkapan foto dari ketinggian yang memperlihatkan bahwa Jakarta berkabut. Alih-alih kabut di pegunungan, kabut tersebut merupakan polusi yang sudah cukup parah di sejumlah wilayah di Jakarta. Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta mencapai 170 yang masuk kategori tidak sehat. 

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, per Senin (14/8/2023) pukul 15.21 WIB, Tangerang Selatan, Banten, mendapat skor 170 alias masuk kategori tak sehat (unhealthy). Sejumlah artis Ibu Kota mulai keluhkan kondisi udara di Jakarta yang terus memburuk.

"Another day being denied basic human need; clean air. Pas Covid-19 heboh penanganannya sekarang diam saja pura-pura nggak tau, denial, nggak ada solusi. Kasih tahu dong langkahnya apa? Memang niatnya buat bunuh kita dan anak-anak kita pelan-pelan gini?" tulis Raisa di Instagram Story miliknya.

Addie MS menyuarakan kekhawatiran melalui kicauan di akun X-nya (dulu Twitter). Ayah dari Kevin Aprilio ini bahkan menandai akun media sosial Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pak @jokowi. Tolong, Pak. Polusi udara Jakarta parah sekali. Sudah bertahun-tahun seperti ini. Bahaya sekali. Ini kondisi pukul 3:30 pagi tadi yang terlihat di app AirVisual & Nafas," cuitnya bersama tangkapan layar aplikasi kualitas udara yang didominasi titik merah.

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo menyebut transportasi publik akan dioperasikan dalam waktu dekat sebagai solusi polusi udara di Jakarta.

"Mengurangi penggunaan kendaraan berbasis fosil dan segera beralih ke transportasi massal. Saya kira bulan ini LRT segera dioperasionalkan, MRT juga sudah beroperasi, kemudian kereta cepat bulan depan juga sudah beroperasi," kata Jokowi pada rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/8).

Selain penggunaan transportasi umum sebagai solusi dalam masalah ini Jokowi juga memperhatikan sistem kerja di kantor.

"Jika diperlukan, kita harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working, work from office, work from home," imbuhnya.

Baca Juga: KLHK Bantah Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

Load More