Poptren.suara.com - Dian terlihat syok dan tak percaya bayi yang selama setahun disayangi dan diberikan ASI-nya ternyata bukan darah dagingnya.
Bak sinetron, cerita bayi tertukar ini berawal dari Siti Mauliah yang sejak awal yakin bayi yang dilahirkannya di RS Sentosa, Bogor setahun silam bukan anak kandungnya.
Kecurigaan sudah dirasakan Siti Mauliah sejak bayinya dibawa ke rumah pulang bersalin.
Namun kecurigaan Siti Mauliah tak dihiraukan perawat RS Sentosa, hingga akhirnya ia berjuang sendirian membuktikannya.
Kini terbukti sudah berdasarkan hasil tes DNA, bayi Siti Mauliah tertukar dengan Ibu D alias Dian.
Dian juga melahirkan di hari yang sama pada saat Siti Mauliah melahirkan anak keempatnya.
Namun berbeda dengan Siti Mauliah, Dian tak merasakan bayinya tertukar.
Sehingga Dian merasa syok ketika Siti Mauliah mendatanginya dan mengatakan bayi mereka tertukar.
Kini Dian sudah menerima kenyataan ini.
Meski sebelumnya, Dian sempat syok mengetahui hasil tes DNA membuktikan bayinya tertukar.
"99,99 persen berdasarkan data yang diberikan Kapuslabfor bahwa anak tersebut memang tertukar," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Kuasa hukum Dian, Binsar Aritonang mengatakan kliennya merasa syok mengetahui hasil tes DNA.
Dian, ujar Binsar, butuh waktu untuk menerima kenyataan tersebut.
"Pasti ada psikis yang dari Ibu Dian cukup syok, jadi butuh waktu untuk break," katanya.
Hal serupa juga dikatakan kuasa hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho yang menyebut kondisi Dian terguncang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Gebrakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Hapus Pajak Kendaraan Tahunan, Pemilik Mobil Untung Jika...
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Zulfan Hasdiansyah Soroti Peluang Pendidikan Global di MEYS 2026
-
Bene Dion Akhirnya Ibadah di Gereja Lagi, Berkat Diajak Suster dengan Cara 'Agak Laen'
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi