Potren.suara.com - Obrolan ringan yang dianggap merendahkan martabat Nando terlontar dari Mega bisa jadi tanpa sengaja atau mungkin akumulasi kecewa sang istri yang melihat suami tak juga mencukupi kehidupannya.
Mega cekcok hebat dengan suaminya, Nando, hingga dibunuh sesampai di rumah kontrakannya.
Usai Nando menjemput Mega dan 2 anaknya di rumah orangtua sepulang bekerja ojek online.
Diketahui Nando baru selesai bekerja pada pukul 21:00 sejak pagi.
Di perjalanan pulang, Nando mengatakan penghasilannya hari itu hanya cukup untuk membeli ban.
"Di perjalanan ke rumah itu menanyakan hal tentang pendapatan 'gimana pendapatan cuma buat ganti ban aja' udah di situ diam, tidak ada ngobrol lagi," aku Nando dikutip dari YouTube iNews, Rabu (20/9/2023).
Tiba di kontrakan, cekcok antara Nando dan Mega Suryani tak bisa terhindarkan.
Sesaat setelah anak-anaknya tertidur pulas, pembunuhan pun terjadi, hingga menyebabkan nyawa Mega Suryani melayang.
Leher Mega Suryani dilukai Nando menggunakan pisau di dapur kontrakannya.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Panji Gumilang Terancam 10 Tahun Penjara
"Saya gampar, saya tarik rambutnya, saya bawa ke dapur langsung (dibunuh)," sambung Nando.
Pagi harinya, Nando menitipkan dua anak-anaknya di rumah mertua.
Kemudian Nando pulang ke rumah orangtuanya curhat baru saja membunuh Mega Suryani.
Nando pun akhirnya menyerahkan diri ke polisi. "Saya menyerahkan diri ke sini (polisi), saya minta maaf, udah ayo kita ke polisi," ucapnya.
Nando sadar apa yang dilakukannya kepada sang istri suatu saat bakal diketahui anak-anaknya.
Nando pun berpesan agar keluarganya jujur kepada sang anak kelak bahwa dirinya merupakan seorang penjahat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka