/
Minggu, 24 September 2023 | 20:16 WIB
Bang Madun, Pemilik Warung Nyak Kopsah (Instagram)

Menurutnya, warung nyak Kopsah tidak memberikan rasa nyaman untuk pengunjung.

"Tempat tidak nyaman," katanya.

Kedua mengenai harga, bagi Codeblu, warung Nyak Kopsah menjual makanan terlalu tinggi dan tidak sesuai harapan.

"Harga tidak bersahabat untuk warung yang posisi depan kali," lanjutnya.

Ketika terkait pelayanan, ia menilai karyawan Nyak Kopsah dinilai melakukan pekerjaan dengan baik.

Namun sayangnya masih memiliki kekurangan lantaran tidak beretika.

"Service dan pelayanan sebenarnya baik, tetapi tidak sopan dan kurang wawasan, menegur tanpa bilang permisi, dan salah informasi," jelasnya.

Poin keempat menjadi puncak kekesalan Codeblu kepada warung Nyak Kopsah.

Menurutnya, warung Nyak Kopsah tidak berniat untuk memberikan pelayanan yang tulus.

Baca Juga: Empuk dan Tebal yang Cocok untuk Makan Siang, Telur Dadar Padang

Ia menganggap cara dagang yang dilakukan bang Madun banyak gimmick.

"Saya sangat geram dengan cara dagang yang banyak gimmick, apalagi kurang jujur kurang tulus," ungkapnya.

"Nasi setengah piring dia jual Rp 20.000,- tidak manusiawi, apalagi ini warung," imbuhnya.

Kelima, kesalahan fatal dari warung Nyak Kopsah yang tidak bisa ditolerir.

Ia tidak menyangka terjadi selisih harga walaupun sedikit.

"Bonnya salah hitung saya makan/e star total Rp303.000,- saya bayarnya Rp315.000,- KEK MANA," katanya.

Keenam, Codeblu mengkritik makanan ayam rica-rica yang dibelinya.

Menurutnya, warung Nyak Kopsah tidak memberikan sensasi rempah pada ayam rica-rica.

"Rasa makanan Rica rica pedas yang cenderung tidak balance, bumbu nya banyak tapi yang terasa di lidah hanya cabai dan kemangi," bebernya.

"Lalu kemana bumbu yang lain, masak rica kan pake tomat, jahe, kemiri, daun jeruk, dan lainnya," sambungnya.

Ketujuh, lagi-lagi soal rasa makanan. Codeblu menganggap masakan cumi tergolong tidak fresh.

"Overall bumbunya tidak bisa elevate the dish jadi malas makan, untuk dia masaknya fresh, ada banyak makanan yang tidak dimasak fresh," jelasnya.

"Ini ketolong karena masaknya baru, jadi panas masih enak," lanjutnya.

Kedelapan, Codeblu tidak memberikan kritikan. Ia memuji menu sambal leunca.

Baginya, sambal leunca salah satu masakan yang bisa dinikmati di warung Nyak Kopsah.

"Sambal leunca no comment, karena pedas nikmat enak segar, sesuai namanya," tegasnya.

Kesembilan terkait masakan mix oseng yang dinilai Codeblu buruk.

Pasalnya tekstur ayam kera dan bumbu tidak meresap sempurna.

"Mix oseng sangat mengecewakan ayan kering keras bumbu tidak meresap, sudah nonton Youtube bertubi-tubi," jelasnya.

"Sangat mengharapkan makanan oseng nya enak, malah bikin bete, bayarnya ga happy," lanjutnya.

Kesepuluh mengenai Fuyunghai yang membuat Codeblu geram.

Ia tidak menyangka makan Fuyunghai di warung Nyak Kopsah seperti gumpalan muntah.

"Fu Yung Hai, ini setengah penipuan, bukan fuyunghai tapi bakwan dikasih saos fuyunghai," katanya.

"Saya makan Fuyunghai sudah lebih dari 25 tahun jadi saya sangat mengerti rasanya tidak begitu," jelasnya.

"Hancur rasa sangat bau gas dan bertepung bumbu bikin enek, kaya makan muntah," tandasnya.

Kesebelas mengulas telur dadar yang dinilai enak dan kedua belas tahu tempe yang biasa saja.

Terakhir, Codeblu mempertanyakan sikap warung Nyak Kopsah terkait masalah bungkus makanan.

Ia merasa diistimewakan namun pelanggan lain diperlakukan seperti yang dialami Aa Juju.

"Bungkusnya pakai styrofoam, tetapi tamu lain hanya dikasih kantong kresek, lalu suruh bungkus sendiri, saya dibungkusin di

dapur gak kelihatan," ungkapnya.

"Ini tidak benar harusnya fair (adil) semua bayar pakai uang treatment harus adil," tandasnya.

Lantas dari ketiga belas penilaian tersebut, Codeblu memberikan rating angka 3 dari poin 10.

"Nilai secara umum nya 3/10, rasa 6/10, harga 1/10 sangat mahal," tambahnya.

Load More