Poptren.suara.com - Usai Pandawara Group membuat konten kondisi Pantai Loji, Sukabumi, dan mengklaim pantai terkotor nomer 4 di Indonesia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi langsung turun tangan. Bahkan, Pemkab Sukabumi dikabarkan menggelar acara bersih-bersih kemarin di pantai tersebut.
Kegiatan yang digelar Pemkab Sukabumi itu seolah melangkahi Pandawara Group yang sudah lebih dulu menjadwalkan aksi bersih-bersih pada tanggal 6-7 Oktober mendatang. Pemkab Sukabumi akhirnya colong start duluan usai Pandawara Group memviralkan Pantai Cibutun Loji jadi pantai terkotor ke-empat di Indonesia. Pandawara Group sebelumnya sempat membuat konten bermain sepak bola di area pantai yang tertutupi sampah sepenuhnya.
"Pemkab Sukabumi menggelar rapat pembahasan persiapan kegiatan bebersih Pantai Cibutun, Desa Sangrawayang di Makodim 0622 Kabupaten Sukabumi," ujar Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Bima sapaan akrab Herdy Somantri, belum lama ini.
Rapat tersebut dipimpin Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo dan Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman. Selain itu hadir kepala perangkat daerah, camat, kepala desa Sangrawayang dan Loji, serta unsur perusahaan dari PLTU dan komunitas penggiat lingkungan.
Dalam rapat tersebut kata Bima, dibahas rencana bebersih Pantai Cibutun, Sangrawayang. Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan pada 4-7 Oktober 2023.
Bima berharap, mudah-mudahan acara berjalan dengan baik dan tidak ada kendala. Nantinya peserta aksi bukan hanya unsur TNI, Polri, pemda, sejumlah organisasi kemasyarakatan, komunitas dan penggiat lingkungan melainkan hingga pelajar dan masyarakat turut serta.
Setelah melakukan rapat, peserta rapat melakukan peninjauan ke lokasi kegiatan di Pantai Cibutun-Talanca. Hasilnya dari pantauan, untuk memaksimalkan kegiatan bersih bersih pantai sejumlah sarana prasarana kebersihan akan di terjunkan termasuk alat berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Way Back Love: Romansa Fantasi yang Bikin Penonton Banjir Air Mata
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Misteri Mulut Berbusa Sutrimo, Begini Situasi Terkini Klinik Mordent yang Dipasang Garis Polisi
-
Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI
-
Camilan Sehat Asal Bandung Sukses Tembus Kurasi Pasar Global dengan Dukungan BRI
-
Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Spanyol Buntut Darurat Nasional Kebakaran Hutan
-
Belanja Sambil Cas Mobil Listrik Toyota di Bekasi Sekarang Gratis
-
Remime: Menjaga Pantomim Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
4 Parfum Braven Terbaik untuk Pria yang Murah dan Wanginya Tahan Lama Menurut Review