Poptren.suara.com -YouTube siap menggelar YouTube Works Awards Southeast Asia: The Finale 2023 dengan mengusung tema “Be Where it Matters” (“Hadir di Tempat yang Tepat”) - baik bagi audiens maupun demi hasil bisnis.
Platform layanan video streaming ini merilis survei terbaru ‘WhyVideo’ dari Kantar dan ‘YouTube’s Trends Survey, Indonesia’ dari Ipsos.
Keduanya menemukan bahwa YouTube merupakan layanan video yang paling disukai dan paling banyak ditonton Gen Z Indonesia, dengan salah satu alasannya yaitu YouTube memungkinkan mereka mengakses banyak jenis konten: pendek, panjang, atau livestream.
Selain berbagai format yang tersedia, YouTube dianggap memiliki keberagaman dan kedalaman konten yang memungkinkan mereka menjelajahi lebih jauh topik yang mereka sukai dan memanfaatkan waktu dengan lebih efektif dibandingkan platform video lain.
Dengan terus berubahnya lanskap digital, preferensi dan perilaku penonton pun ikut bergeser.
Kedua penelitian di atas juga menemukan bahwa YouTube telah menjadi platform berbagi video yang dapat memadukan iklan dengan konten tanpa mengganggu pengalaman pengguna, sehingga kredibilitas pun terbangun antara brand dan audiens mereka dan memberikan hasil bisnis yang nyata.
Audiens Gen Z
Generasi Z Indonesia, yang sejak lahir sudah akrab dengan smartphone dan koneksi internet sepanjang waktu, menunjukkan antusiasme sangat besar untuk menggunakan YouTube.
YouTube telah melihat pertumbuhan dan minat yang luar biasa untuk YouTube. Dari penjelajahan hingga pendalaman topik, baik sendirian maupun bersama orang lain, YouTube adalah satu-satunya platform yang memiliki keberagaman dan kedalaman konten di satu tempat.
Penelitian Kantar menemukan bahwa YouTube adalah layanan video yang paling disukai penonton Gen Z (18 - 24 tahun) di Indonesia.
Survei ini juga menekankan lebih lanjut bahwa Gen Z:
- Memilih YouTube sebagai platform favorit untuk menonton berbagai jenis video.
- Setuju bahwa YouTube memungkinkan mereka mengakses beragam jenis konten (misalnya, video pendek, video panjang, video live).
- YouTube menjadi no. 1 di Indonesia di antara penonton Gen Z (18-24) dalam memungkinkan mereka mengakses beragam jenis konten (misalnya, video pendek, video panjang, video live).
- Mereka paling tertarik menggunakan layanan video yang dapat dibuka di berbagai perangkat secara lancar (62%), memungkinkan mereka untuk memilih tontonan dengan mudah (57%), dan memberikan rekomendasi yang bagus (56%).
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Ruang Ganti Memanas, Sejumlah Bintang Real Madrid Dikabarkan Desak Klub Jual Federico Valverde
-
Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun
-
Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026
-
Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter
-
Rapor Penjualan Honda Awal 2026: Wajib Berbenah Biar Nggak Punah
-
Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus
-
Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman
-
Rio Ferdinand Puji Senne Lammens, Bisa Jadi Kiper Utama Manchester United 10 Tahun ke Depan
-
Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog