Suara.com - Avip Priatna, merupakan sosok yang sejak 1995 terus berkontribusi membawa nama harum Indonesia dengan memenangkan beragam kompetisi paduan suara internasional. Ia antara lain meraih penghargaan Konduktor Terbaik di Torrebieja, Spanyol 2011 dan di Varna, Bulgaria 2012.
Sebagai bentuk rasa syukur atas 20 tahun perjalanan kariernya di dunia musik dan ulang tahunnya yang ke-50, Direktur Musik The Resonanz Music Studio serta konduktor Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan 50 Years of Blessing bersama The Resonanz Music Studio dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation.
Avip memiliki misi membawa musik simfoni-baik simfoni orkestra maupun simfoni vokal lebih dekat kepada masyarakat. Ia telah mencatatkan sederet prestasi membanggakan dalam berbagai bentuk, bukan hanya bagi dirinya dan kelompok musik yang dipimpinnya, tetapi juga bagi para pekerja seni dan bagi bangsa Indonesia.
“Konsistensi Avip Priatna dalam memajukan musik klasik di Indonesia patut mendapat apresiasi, terutama atas kepiawaiannya dalam menanamkan dan menumbuhkan semangat budaya Indonesia di dalam karyanya,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Rangkaian acara 50 Years of Blessing yang telah berlangsung sejak Desember 2014 ini akan mencapai puncaknya dalam Gala Konser pada 24 Januari 2015 mendatang. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh The Resonanz Music Studio ini, terdiri atas Kompetisi
Komposisi Musik, Kompetisi Dirigen Paduan Suara, Pesta Paduan Suara, dan Gala Konser yang juga akan menampilkan karya pemenang Kompetisi Komposisi dan Kompetisi Konduktor Paduan Suara.
“Terselenggaranya kegiatan ini merupakan bentuk syukur atas apa yang telah saya capai dalam usia 50 tahun. Saya ingin terus berbagi, memperkenalkan dan mengajak generasi muda berbakat untuk mengembangkan minat dan kemampuannya agar dapat berprestasi, tidak hanya di Indonesia tapi juga di ajang internasional,” ujar Avip Priatna.
Acara ini tidak hanya menjadi cerminan perjalanan Avip Priatna, tetapi juga untuk memperkenalkan dan mengajak para komposer dan konduktor muda Indonesia untuk ikut serta menunjukkan talentanya dan berprestasi. Para komposer muda diberi kesempatan untuk menggali kebolehan mereka menulis komposisi baru, yang hasilnya akan memperkaya khazanah musik klasik Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?