Suara.com - Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, kontribusi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari 57,84 persen menjadi 60,34 persen. Pada periode yang sama, bisnis UMKM juga telah menyerap lebih banyak tenaga kerja di Indonesia hingga 97,22 persen. Kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sangat signifikan dan seiring dengan pertumbuhan tersebut, MasterCard bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) dan asosiasi terkait lainnya akan menyelenggarakan sebuah workshop dengan tajuk ‘Master Your Card’ sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia.
‘Master Your Card’ merupakan sebuah program pemberdayaan komunitas dari MasterCard yang fokus pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keuntungan pembayaran elektronik. Program ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan untuk turut membantu para pelaku bisnis UMKM di Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang serta meningkatkan daya saing mereka baik di kancah nasional dan internasional. Workshop ini akan memperkenalkan inovasi teknologi pembayaran serta menyediakan sebuah pemahaman yang lebih mendalam mengenai keuntungan dari pembayaran elektronik dalam bisnis. Dilaksanakan pada Rabu, 1 Juni 2016 di Jakarta, workshop perdana ini akan dihadiri oleh berbagai asosiasi dan pelaku bisnis UMKM di Indonesia.
Ravi Aurora, Senior Vice President & Group Head, Global Policy Affairs & Community Relations, MasterCard, mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang penting sehingga MasterCard merasa perlu turut berkontribusi serta berpartisipasi dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM di negeri ini. "Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk memberikan edukasi secara berkelanjutan mengenai pembayaran elektronik, seperti memanfaatkan secara optimal keuntungan pembayaran elektronik dalam kegiatan bisnis yang dapat mempermudah untuk mencapai tujuan bisnis dan finansial mereka. Dengan perkembangan inovasi pembayaran elektronik yang semakin beragam, kami berharap program dan kerja sama yang dilakukan dalam workshop ini dapat menjadi sebuah kemitraan jangka panjang untuk secara bersama-sama membantu para pengusaha dan pelaku bisnis UMKM untuk semakin tumbuh. Hal ini juga menjadi sebuah dukungan nyata dari MasterCard kepada pemerintah dalam memaksimalkan transaksi non-tunai serta mempercepat terciptanya cashless society di Indonesia,” kata Ravi dalam siaran pers, Selasa (31/5/2016).
Soegiharto Santoso, Ketua Umum APKOMINDO mengatakan bawha Workshop ini sangat bermanfaat untuk memberikan informasi baru bagi anggota APKOMINDO dan para mitra usahanya, misalnya dalam hal pencegahan penipuan dan pencegahan chargeback serta dalam hal perlindungan konsumen. "Selain dari itu dengan memahami sistem pembayaran elektronik, maka anggota kami dapat menerapkan manajemen resiko yang lebih terukur dengan baik, sehingga anggota APKOMINDO akan dapat menumbuhkan usaha dengan daya saing yang lebih baik, terutama di tengah-tengah pesatnya pertumbuhan transaksi e-commerce akhir-akhir ini,” ujar Soegiharto dalam kesempatan yang sama.
Soegiharto menambahkan bahwa APKOMINDO akan memberikan dorongan demi semakin bertumbuhnya penggunaan pembayaran elektronik melalui pengguliran kerjasama dengan berbagai pihak terkait. "Kami tentunya dengan bangga telah bekerjasama dengan MasterCard dan berharap akan dapat meneruskan kerjasama dalam bentuk-bentuk lain di masa dapan, sambil mensinergikan dan memberdayakan anggotanya yang berjumlah 2.000, yang terdistribusi di 25 DPD di seluruh Indonesia,” tutup Soegiharto.
‘Master Your Card’ pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat dan sejak saat itu telah bekerja sama dengan berbagai komunitas, asosiasi dan kelompok usaha kecil untuk memberikan edukasi serta solusi pembayaran elektronik. Di kawasan Asia, workshop Master Your Card ini telah diselenggarakan di India, dan akan segera dilaksanakan di Vietnam pada tanggal 2 – 3 Juni 2016 mendatang.
Berita Terkait
-
Takefusa Kubo: Timnas Jepang Lebih Percaya Diri, Yakin Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal
-
Clara Shinta Laporkan eks Suami ke Polisi, Tak Terima Disebut Terima Rp13 Miliar
-
Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence