Suara.com - Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar bakti sosial (baksos) di Joglo Mbah Mono, Jalan Palagan Km 12, Dusyn Gondang Lutung, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (15/12/2018). Kegiatan ini diramaikan dengan pasar sembako murah, pasar baju-baju bekas layak pakai, pemeriksaan kesehatan gratis, kerja bakti, dan pentas kesenian rakyat.
Koordinator baksos Ir. Budi Setiyono, M.M. menyampaikan, acara ini dilaksanakan oleh Komunitas alumni UGM dan masyarakat sekitar. Alumnus Fakultas Kehutanan UGM ini menyebut, acara baksos ini dihadiri 500-an alumni UGM.
Hal ini merupakan wujud sinergitas dan kerja nyata dari para alumni UGM untuk bersama-sama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Alasan memilih baksos, menurut Budi, antara lain untuk nguri-nguri desa, merangkul masyarakat, dan menghadirkan nuansa yang merakyat. Hal ini juga sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pernah diajarkan kepada para alumni selama kuliah di Kampus Kerakyatan.
Suasana pesta rakyat dihadirkan dengan program ini. Kegiatan ini juga menjadi bentuk ekspresi alumni dalam menyambut pemilu, yang mereka sebut sebagai pesta demokrasi, suasananya riang gembira, gotong-royong, dan saling menghormati satu sama lain.
Menurut Budi, suasana gembira, guyub, dan menjalin paseduluran dengan siapa saja sudah menjadi ciri khas alumni UGM. Mereka dilahirkan dari Kampus Kerakyatan, kampus nDeso, sehingga sudah terbiasa berbuat hal konkret dan berdampak nyata kepada masyarakat.
Dalam konteks pemilu, hal ini juga sekaligus menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat bahwa pesta demokrasi hingga April mendatang harus berlangsung guyub, rukun, gotong-royong, dan saling menghormati satu sama lain. Begitupun setelah pemilu usai.
Para alumni UGM ini berharap, langkah nyata yang dilakukan pemerintah saat ini mampu membawa dampak nyata berupa pembangunan dan kesejahteraan bagi bangsa dan negara.
Berita Terkait
-
Dody Hanggodo Ngaku Tak Tahu Soal Doxing Dosen UGM: Demi Allah!
-
Guru Besar UGM: Refocusing MBG Tak Cukup Pangkas Penerima, Desain Program Harus Dirombak
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka