Suara.com - Philips Lighting memberikan perubahan tampilan pencahayaan yang dramatis pada kota Shanghai. Ini adalah proyek pencahayaan arsitektur tunggal terbesar dalam sejarah 127 tahun Signify.
Proyek ini telah diterapkan untuk Pemerintah Kota Shanghai dan melibatkan pencahayaan dinamis tepi sungai yang ikonis, tiga jembatan dan lebih dari 40 bangunan di distrik keuangan dan wisata.
"Peningkatan sistem pencahayaan membantu menunjukkan warisan budaya Shanghai dengan cara yang lebih hidup, menciptakan pemandangan malam hari yang mengesankan dengan cara yang hemat energi," kata John Wang, Presiden Tiongkok Raya, SVP, Signify dalam rilis yang dikirimkan Philips Lighting ke Suara.com.
Signify berkomitmen untuk membantu kota-kota di Tiongkok untuk mengembangkan bisnis dan ikon wisata yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan pencahayaan LED yang terkoneksi untuk mengurangi penggunaan energi dan menurunkan biaya operasi.
Pencahayaan baru diharapkan dapat membuat kota menghemat 50-70% dari biaya pencahayaan tahunannya jika dibandingkan dengan pencahayaan konvensional yang menerangi area tersebut sebelumnya.
Terletak di Muara Sungai Yangtze di Tiongkok, Shanghai adalah pusat keuangan dan transportasi utama dengan pelabuhan kontainer tersibuk di dunia, serta telah bertumbuh menjadi kota terbesar kedua di Tiongkok berdasarkan jumlah populasinya.
Sebagai bagian dari regenerasi distrik keuangan dan pariwisata Shanghai, Signify telah memasang lebih dari 50.000 Philips luminer. Luminer ini menyinari bangunan-bangunan yang berada di sepanjang tepi sungai serta jembatan Yangpu, Nanpu dan Xupu.
Fakta penyinaran Kota Shanghai:
1.Terdapat lebih dari 50.000 titik cahaya
Baca Juga: Duh... Setahun Pendapatan Parkir di Kabupaten Bekasi Cuma Rp 74 Juta
terkoneksi yang membentang sepanjang 1,2 km di sepanjang tepi sungai, panjangnya setara dengan lebih dari 13 lapangan sepak bola - serta tiga jembatan: Yangpu, Nanpu, dan Xupu.
2. Di Pudong, lebih dari 40 bangunan disinari
Bangunan yang disinari termasuk Hotel Shangri-La dan Menara Jinmao Shanghai.
3. Dengan tinggi 1,380 kaki
Menara Jinmao Shanghai merupakan bangunan tertinggi ketiga di kota ini, menampilkan titik-titik cahaya untuk memberikan efek berkilauan di puncaknya yang berwarna merah.
Puncak-puncak merah gedung pencakar langit lainnya di Pudong diterangi oleh lebih dari 27.000 Philips LED luminer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence