Suara.com - Festival Kartini di Hotel Ini Ajarkan Perempuan Membatik.
Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum menyelenggarakan serangkaian kegiatan inspiratif untuk perempuan karir yang dikemas dalam Kartini Festival 2019 bertajuk The Beauty of Indonesian Women.
Dalam event ini, diadakan seminar yang membahas hal-hal seputar kecantikan, perawatan diri, serta workshop mengai sejarah, fungsi dan berbagai jenis kain batik serta cara menggunakan kain Batik yang tepat.
Oleh sebab itu The Beauty of Indonesian Women diusung menjadi tema utama sebagai representasi bagaimana keunikan dari kecantikan perempuan Indonesia dalam balutan busana Batik. Peserta juga dapat belajar membatik atau cara membuat kain batik dengan cara mencanting dari pengarajin Batik asal kota Solo, yaitu batik baik.
Tak kalah menarik, ada penampilan fashion show dari komunitas beauty blogger pada saat acara berlangsung. Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum juga menyelenggarakan mini bazaar dari beberapa UKM yang menjual berbagai macam produk batik dan kerajinan tangan, tentunya pemiliknya merupakan pengusaha perempuan.
Selama acara berlangsung, Hotel berbintang 4 ini mempersilahkan setiap peserta untuk berbagi kisah inspiratifnya di depan puluhan peserta lainnya dan memberikan hadiah berupa voucher menginap gratis di kamar suite kepada peserta yang telah berbagi kisah inspiratif. Seperti kisah seorang peserta yang bercerita mengenai perjuangannya untuk dapat sembuh dari kanker payudara.
“Kartini Festival 2019 ini merupakan event perayaan Hari Kartini kami yang pertama dan akan berlanjut setiap tahunnya, antusiasme dari masyarakat juga banyak terutama perempuan-perempuan karir yang bekerja pada sejumlah corporate sekitar hotel, pemerintahan, dan komunitas” komentar Nurhayati Basir, General Manager Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum.
Melalui Kartini Festival 2019, Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum berharap dapat memberikan inspirasi dan edukasi kepada seluruh peserta bagaimana berbusana dan bertata rias dengan baik yang dapat diaplikasikan dalam kehdupan sehari-hari serta dapat melestarikan Batik sebagai warisan budaya Indonesia terutama di kalangan perempuan.
Baca Juga: Semangat Banget, Aksi Peserta Lomba Lari Estafet Ini Bikin Ngakak Panitia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi