Suara.com - Adu Ketangkasan Matematika, Ratusan Anak Indonesia Ikut ELMO 2019
Matematika masih menjadi mata pelajaran yang paling menantang bagi anak-anak sekolah. Untuk itu, upaya untuk menjadikan pelajaran ini diminati perlu dilakukan.
Eye Level sebagai salah satu lembaga pendidikan non-formal di bidang Matematika dan Bahasa Inggris selalu memberikan sistem pengajaran dan program belajar dengan kualitas internasional.
Sebagai bukti bahwa Eye Level adalah lembaga pendidikan non-formal yang memiliki kualitas internasional, setiap tahunnya selalu mengadakan Eye Level Math Olympiad (ELMO) yang dilaksanakan secara bersamaan di seluruh Eye Level di dunia. Ajang ini diikuti oleh ratusan anak Indonesia.
Eye Level Math Olympiad adalah lomba matematika berbahasa Inggris yang diadakan setiap tahunnya yang diperuntukkan bagi anak-anak kelas 1 sekolah dasar hingga kelas 8 sekolah menengah pertama. Soal matematikanya pun memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan materi soalnya berisikan Basic Thinking Math (BTM) dan Critical Thinking Math (CTM) yang menjadi materi pembelajaran dari Eye Level.
“Total peserta ELMO 2019 ada sekitar 900 dan khusus wilayah Jabodetabek sekitar 350 peserta. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan SD Bakti Mulya 400 di Pondok Indah, Jakarta dan Sekolah Pelita Harapan di Cikarang, Bekasi. Eye Level di kota-kota besar lainnya juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk menyediakan venue acara,” ujar Dhanty, Ketua Pelaksana ELMO 2019 melalui siaran pers yang diterima Suara.com
ELMO sudah berlangsung sejak 2004. Eye Level sendiri merupakan brand dari Korea Selatan, namun Indonesia baru berpartisipasi pada 2007. Ajang Eye Level Math Olympiad 2019 sendiri dilakukan serempak di seluruh dunia selama November 2019. Di Indonesia dilaksanakan pada 2 November 2019 di Jabodetabek dan kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Jogja, Semarang, Samarinda dan kota besar lain.
"Seluruh jawaban Eye Level Math Olympiad 2019 tersebut akan dikirimkan ke Eye Level Pusat di Korea Selatan untuk dilakukan penilaian. Lalu pengumuman pemenang akan diumumkan serempak di seluruh dunia pada awal Januari 2020 mendatang," sambung Dhanty.
Bagi para orang tua peserta, olimpiade matematika seperti ini sangat dibutuhkan untuk untuk melatih kepercayaan diri anak dalam berkompetisi dan mengasah kemampuan anak dalam berhitung serta berbahasa Inggris.
Baca Juga: 9 Alasan Mengapa Menghukum Anak Tidak Disarankan
“Kegiatan ini mengasah kemampuan matematikanya. Saya nggak minta anak saya harus jadi juara, karena dengan anak saya berhasil menyelesaikan seluruh soal aja saya udah bangga. Juara mah hanya bonus itu urusan belakangan. Semoga lomba matematika internasional seperti ini terus ada, agar kita para orang tua jadi mengetahui kemampuan berhitung anak.” kata Rosa, satu diantara orang tua peserta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital