Suara.com - Lintasarta, perusahaan Information and Communication Technology (ICT) total solutions, berhasil mendapatkan penghargaan Internasional untuk Corporate Social Reponsibility (CSR) pada The Asia Responsible Award (AREA) 2020.
Penghargaan bergengsi ini juga diikuti perusahaan di berbagai negara seperti Thailand, Macau, Filipina, dan China. Lintasarta memperoleh penghargaan untuk kategori Investment in People melalui program Lintasarta Appcelerate, pada 23 September 2020 yang diselengggarakan secara virtual mengingat kondisi global yang sedang menghadapi pandemik COVID-19.
“Lintasarta Appcelerate merupakan salah satu bentuk social investment yang dilaksanakan oleh Lintasarta sejak tahun 2016. Melalui program ini kami merangkul para anak muda melalui startup yang mereka dirikan dengan membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital,” ucap Direktur Utama Lintasarta Arya Damar dalam siaran persnya.
Arya menuturkan, dalam pelaksanaannya penyelenggaraan kegiatan Appcelerate ini bekerja sama dengan beberapa Universitas di Indonesia.
Lintasarta memberikan dukungan penuh kepada startup tersebut mulai dari infrastruktur dan mentoring, sehingga nantinya mereka dapat ikut serta memberikan kontribusi dalam kemajuan ecosystem digital dengan inovasi yang diberikan serta bersama-sama membangun Indonesia berkembang ke arah yang lebih baik.
“Kami berharap dengan adanya penghargaan Internasional ini ini Lintasarta dapat mengembangkan kegiatan social investment yang lebih luas lagi dan tentunya diharapkan dapat terus mendatangkan manfaat baik bagi banyak pihak serta bagi kemajuan industri digital terutama di Tanah Air,” kata Arya.
The AREA 2020 memberikan pengakuan dan penghargaan kepada perusahaan di lebih dari 19 negara di Asia yang berhasil menerapkan praktek bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan diantaranya pada kategori Green Leadership, Investment in People, Health Promotion, Social Empowerement, Corporate Governance, Circular Economy Leadership dan Responsible Business Leadership.
Sejak tahun 2011, penghargaan ini telah diikuti lebih dari 2.596 partisipan dan menghasilkan lebih dari 400 pemenang.
Pada kesempatan ini, Lintasarta melalui Appcelerate diganjar penghargaan pada kategori Investment in People.
Baca Juga: Program CSR, Daihatsu Persembahkan Program "Penyu untuk Indonesia"
Penghargaan pada kategori ini diberikan kepada perusahaan atau program yang sangat menghargai sumber daya manusia, dalam hal ini terutama para karyawan, mitra bisnis, pelanggan, vendor, komunitas dan masyarakat sekitar.
Appcelerate adalah salah satu program social investment Lintasarta pada Pilar Inovasi yang bertujuan untuk menemukan inovasi baru di dunia telekomunikasi dan digital services melalui pemberdayaan startup di Indonesia.
Program ini juga bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah talenta digital guna mengawal Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia. Penghargaan ini menunjukkan Lintasarta telah menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dan melakukan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tiga Tahun Beruntun, PT Importa Jaya Abadi Sabet Top Brand Award 2026 Kategori Furniture Besi
-
CEO Grammy Tanggapi BTS yang Putuskan Tak Ajukan Lagu ke Ajang Penghargaan
-
Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000
-
Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk
-
Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya