Suara.com - Yoseph Simarmata mungkin tak pernah membayangkan bisa sukses seperti sekarang. Padahal, pada 2018, ia sempat putus asa karena harus berhenti dari kuliahnya di Medan.
Kini, Yoseph Simarmata sukses menjadi pengusaha media dan memilik perusahaan digital bernama YRS Media. Perusahaannya pun kini tengah berkembang dan memiliki sejumlah karyawan.
Kesuksesan yang diraih Yoseph Simarmata diperoleh setelah ia mengikuti program magang di IM Japan. Progam ini sendiri digagas oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Pada tahun 2018, Yoseph mendapat informasi mengenai program magang IM Japan dari salah satu tetangganya. Tak mau kehilangan kesempatan, ia akhirnya mengikuti seleksi program tersebut. Berkat semangat dan dukungan orangtua serta restu Tuhan, ia berhasil lolos hanya dengan satu kali seleksi saja.
"Saya dikasih tahu salah satu tetangga kalau ada program magang IM Japan, langsung saya daftar. Puji Tuhan, dengan semangat dan dukungan orangtua saya lolos sekali seleksi. Lalu saya mengikuti pelatihan terpusat selama kurang lebih empat bulan dan langsung berangkat ke Jepang," ujarnya.
Yoseph Simarmata kemudian bertolak ke Jepang pada 2019. Hingga saat ini ia masih mengikuti program magang tersebut. Penghasilan selama 1,5 tahun dari mengikuti program IM Japan itu ia gunakan untuk membangun bisnis YRS Media di Indonesia.
Yoseph Simarmata memiliki bisnis media digital karena perkembangan dunia digital semakin pesat. Selain itu, Yoseph menggeluti dunia blogger sejak 2014. Dari bermain blogger, ia mendapat penghasilan dari Google adSense.
Tak hanya itu, ia juga berhasil meraih prestasi sebagai juara blogger tingkat kota dan provinsi yang diadakan oleh Kemendikbud dalam ajang Ki Hajar Dewantara. Maka, keputusan yang ia ambil menjadi pebisnis di dunia digital tidak keliru.
Pasang surut dalam berbisnis dirasakan Yoseph Simarmata. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini. Lelaki 24 tahun ini sempat merasa putus asa menlanjutkan bisnisnya. Namun karena tekadnya yang kuat, ia mampu mempertahankan bisnisnya.
Baca Juga: Akun Ini Sindir Manajer Suka 'Manfaatkan' Anak Magang: Intern Rasa Fulltime
Dari bisnis YRS Media ini, Yoseph Simarmata berhasil meraup penghasilan hingga puluhan juta perbulannya. Kini, ia menjadi pebisnis muda meski hanya lulusan SMA.
Berita Terkait
-
Ingin Rezeki dan Karir Melejit? Simak Pesan Seskab Teddy untuk Lulusan Baru
-
UMKM Diminta Andalkan Anak Magang, Pemerintah Bayar Gajinya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi