Suara.com - Pandemi Covid-19 telah memukul semua pelaku usaha, termasuk Chocochips Boutique. Tapi berkat inovasi dan semangat untuk bangkit, butik milik Lita Gunawan ini berhasil melawan terpaan badai dan berbalik meraup keuntungan.
"Bertahan di tengah pandemi yang sudah berjalan selama satu tahun ini memang bukan hal yang mudah. Selama awal pandemi, sekitar Maret-Mei kami juga merasakan pukulan yang sangat berat akibat pandemi ini," kata Founder Chochochips Boutique, Lita Gunawan.
"Kami sempat berpikir bahwa bisnis ini sangat kecil peluangnya untuk bisa bertahan hidup. Namun, akhirnya kami bisa bounce back dan usaha kami kembali stabil," kata Lita Gunawan menambahkan.
Chocochips Boutique merupakan sebuah brand fashion lokal yang terkenal menjual pakaian dengan gaya feminin sejak 2007. Dengan harga terjangkau namun memiliki kualitas berkelas.
Soal keberhasilan bangkit dari keterpurukan, Lita Gunawan mengungkap rahasianya. Menurutnya hal itu karena ia dan tim peka serta jeli terhadap perubahan kebiasaan masyarakat. Selain itu, mereka juga cepat beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi.
"Sebelum ada pandemi, Chocochips Boutique mengandalkan pendapatan dari penjualan di toko. Tapi gara-gara Covid-19, pemasukan anjlok hingga 80 persen," ungkap Lita Gunawan.
Lita Gunawan dan tim kemudian mempelajari kondisi yang ada, Chocochips Boutique peralahan mulai memahami kebutuhan masyarakat, di tengah era normal baru.
"Di saat itu kami melihat terdapat perubahan pola hidup masyarakat selama PSBB. Sebagian besar orang tetap melakukan aktivitas kerja walaupun hal tersebut dilakukan di rumah. Di saat itu kami menjawab kebutuhan mereka dengan meluncurkan produk yang nyaman dipakai buat bekerja dari rumah, salah satu contohnya ketika mengikuti online meeting," imbuh Lita.
"Lalu kemudian, beberapa bulan setelahnya pelan-pelan masyarakat mulai berani keluar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kami pun melihat lagi adanya kebutuhan yang baru dalam berbusana. Kami pun memutuskan untuk meluncurkan produk modis tapi ramah di kantong," ujar Lita Gunawan menambahkan.
Baca Juga: ICW Minta KPK Dalami Dugaan Nepotisme Pembagian Jatah Bansos Covid-19
Chocochips Boutique pun akhirnya berhasil keluar dari kondisi sulit akibat pandemi. Mereka bahkan baru saja meluncurkan dua lini terbaru sebagai senjata yang digunakan untuk bertahan menghadapi pandemic Covid-19, yaitu Chocochips Daily & Chic by Chocochips.
Berita Terkait
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung