Suara.com - Industri film Indonesia sudah mulai menemukan angin segar, seiring dengan dikeluarkannya surat keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengizinkan bioskop kembali dibuka, tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, dan pemerintah terlebih dahulu melakukan assessment pada masing-masing unit bioskop.
Sayangnya, pembukaan bioskop ini tak langsung membawa jumlah penonton yang sama, apalagi lebih besar saat sebelum Corona menyerang. Bioskop dan industri film masih saja terseok-seok.
Melihat kondisi ini, para pengurus inti Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta dan Pengurus Inti Partai Golkar Kota/Kabupaten pada enam wilayah di DKI Jakarta hadir bersama di studio 4 XXI Plaza Senayan, untuk nonton bareng.
Mereka hadir bersama menyaksikan kisah romantik, biografi cinta Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J Habibie, dalam karya anyar garapan Hanung Bramantyo yakni ‘Habibie & Ainun 3’.
Pada kesempatan ini, Ketua Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menjelaskan bahwa acara nonton bareng ini sebagai bentuk silaturahmi dan seremoni kecil ala Indonesia, khususnya DKI Jakarta, sudah semakin bisa menekan angka penularan Covid-19.
Ia mengajak seluruh pihak agar sudah mulai bisa mendukung industri kreatif, khususnya film dan bioskop yang memang sangat butuh support.
“Setelah penanganan kesehatan dan juga pengalaman kita menangani Covid-19, sekaranglah waktunya melihat ekonomi melalui ekonomi kreatif dan juga bioskop. Ini yang sekarang kita mau besarin, kita picu,” katanya.
Ia melihat, acara nonton bareng ini sebagai bentuk dukungan nyata Partai Golkar pada industri film nasional, khususnya bioskop, yang masih tetap sepi meski sudah dibuka sejak 5 bulan lalu.
“Kita juga tentu mendukung bergeliatnya kembali industri film nasional, termasuk pembukaan bioskop, yang sebenarnya sudah lama buka kembali (dengan protokol kesehatan ketat), tapi sepi terus,” tutur Zaki.
Baca Juga: Film Thriller Horor Jangan Sendirian Siap Menggebrak Bioskop
Seperti diketahui bahwa Pemprov DKI Jakarta memberi batasan yang begitu tegas soal protokol kesehatan di bioskop ini. Pengunjung hanya diizinkan 25 persen, semua pembelian makanan dan tiket dilakukan secara online, penonton selalu memakai masker ketika masuk hingga keluar bioskop, dan tak boleh membawa makanan ke dalam bioskop.
“Nobar nonton Golkar DKI Jakarta ini diikuti oleh sekitar 70 orang. Memenuhi studio 4 XXI Plaza Senayan, dengan protokol kesehatan yang ketat. Acara nobar ini diikuti oleh pengurus inti DPD Partai Golkar DKI Jakarta, dan pengurus inti Partai Golkar Kota/Kabupaten enam wilayah di DKI Jakarta,” kata Sekretaris Partai Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, pada sesi yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM
-
Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh