Suara.com - Pernahkah kamu menyadari bahwa dengan berjalan kaki secara konsisten dapat membantu memperkuat otot jantung, serta penguat otot dan tulang kaki dari osteoporosis? Selain itu, berjalan sebanyak 10.000 langkah perhari dengan kecepatan rata-rata 4,8km/jam selama 100 menit juga efektif membakar kalori harian hingga sebanyak 400 kalori.
Berikut adalah manfaat yang dapat dirasakan jika kita melakukan olahraga ringan seperti berjalan sebanyak 10.000 langkah perhari, khususnya saat berpuasa di bulan Ramadan.
Menambah Stamina dan Kekuatan otot kaki
Berjalan kaki secara aktif dapat merangsang otot kaki. Dengan dilatih secara terus-menerus, otot kaki akan mampu menerima beban berat yang lebih dan sanggup melakukan kegiatan aktivitas olahraga yang lebih berat dan tidak mudah capek.
Menjaga kepadatan tulang
Selain asupan kalsium yang cukup dari mengonsumsi suplemen atau susu, kekuatan tulang juga ditentukan oleh seberapa sering kita memberikan beban pada tulang. Kegiatan berolahraga seperti berjalan, melompat seperti jumping jack, dan lainnya, dapat memberikan tekanan pada tulang dan menjaganya agar tetap kuat sehingga kita dapat terhindar dari osteoporosis.
Memperlancar aliran dan tekanan darah
Saat berolahraga secara aktif, banyak otot tubuh yang merespons kegiatan tersebut secara intens. Aliran darah dalam tubuh pun menjadi lancar diakibatkan proses pembakaran aktif yang sedang terjadi.
Selain itu, gerakan 10.000 langkah dapat membantu tekanan darah tetap dalam kondisi normal. Dengan demikian, kegiatan berolahraga sederhana ini mampu mengurangi dan mencegah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Liberty Society, Yuna & Co. Rilis Koleksi Pakaian Ramadan
Meningkatkan konsentrasi
Berolahraga ringan dengan berjalan kaki sebanyak 10.000 langkah setiap harinya juga mampu membantu menigkatkan konsentrasi. Ini adalah efek dari lancarnya peredaran darah dalam tubuh sehingga berdampak positif juga terhadap meningkatnya aliran darah dalam otak yang secara signifikan meningkatkan daya konsentrasi pikiran.
Meningkatkan mood
Saat berolahraga baik ringan ataupun berat, secara bersamaan hormon endorfin dilepaskan oleh tubuh. Hormon ini menyebabkan perasaan rileks dan tenang sehingga membuat perasaan menyenangkan secara instan setelah olahraga.
Itulah mengapa berjalan sejauh 6 km setiap harinya dapat membantu kita berada dalam situasi good mood.
Membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi