Saat berolahraga, jantung akan terpacu untuk memompa darah lebih banyak dan efektif ke seluruh tubuh. Hal ini membuat otot-otot di sekitar jantung akan lebih kuat.
Berolahraga juga melibatkan pengaturan nafas yang baik. Paru-paru berkembang secara sempurna saat kita aktif melakukan olahraga.
Oleh sebab itu, salah satu manfaat berolahraga ringan dengan berjalan kaki sebanyak 10.000 langkah setiap hari adalah memberikan dampak yang positif bagi kesehatan paru-paru dan jantung.
Supaya dapat terus memantau target harian berjalan kaki, termasuk menghitung seberapa banyak kalori yang sudah dibakar, penggunaan perangkat smartwatch adalah salah satu solusinya. Alat ini akan memudahkan pemantauan tingkat kualitas dan target berolahraga, termasuk selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Salah satu yang direkomendasikan adalah smartwatch keluaran huami amazfit. Smartwatch ini kaya akan fitur-fitur seperti saturasi oksigen, target PAI harian, seberapa banyak langkah harian yang sudah dilakukan, kadar stres termasuk pemantauan kualitas tidur harian, serta mode olahraga yang sangat banyak. Fitur-fitur tersebut dapat ditemukan pada smartwatch huami amazfit tipe T-Rex Pro, GTR/S 2, dan Bip u pro.
Smartwatch Huami amazfit dapat dibeli mulai dari harga Rp500 ribuan hingga Rp2 Jutaan. Harga ini terbilang sangat terjangkau jika dibanding produk dari kompetitor dengan fitur sama atau di bawahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi