Press Release / pressrelease
Ferry Noviandi
Ilustrasi perempuan kena skoliosis [shutterstock]

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat orang lebih banyak bekerja di rumah dan duduk hampir seharian di atas kursi. Karena aktivitas fisik berkurang, kondisi ini meningkatkan risiko muskuloskeletal seperti nyeri leher dan punggung bawah.

Bila tidak segera ditangani, kondisi ini akan menurunkan kualitas hidup kita. Tapi penanganan untuk masalah ini juga tak boleh sembarangan. Karena bila ditangani bukan dengan orang yang ahli, maka berisiko akan bertambah kronis.

Chris Leon dan Stephy Ng dari Chris Leong Method Tit Tar (CLM). [dokumentasi pribadi]

"Jika Anda mengalami sakit dan nyeri selama lebih dari beberapa hari, Anda harus mencari perawatan dari praktisi yang berkualifikasi karena ketidaknyamanan yang tidak terdiagnosis dapat menyebabkan masalah kronis jika tidak ditangani," kata Stephy Ng, instruktur yoga bersertifikat internasional dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Salah satu penyakit paling umum yang menyerang masyarakat adalah bahu beku, yang juga dikenal sebagai kapsulitis adhesif. Ini adalah kondisi bahu yang ditandai dengan rasa sakit awal, yang kemudian menyebabkan kekakuan pada sendi bahu.

Baca Juga: Mayoritas Penderita Skoliosis adalah Perempuan

Kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor dengan faktor genetik dan lingkungan yang berperan. Ini lebih umum di antara wanita paruh baya dan pekerja menetap. Faktor lain yang berkontribusi termasuk cedera bahu dan penyakit penyerta seperti diabetes.

"Hal ini menunjukkan bahwa berolahraga (misalnya penguatan / peregangan) membawa perbaikan jangka pendek dalam menghilangkan rasa sakit dan meningkatkan rentang gerak. Selain itu, mobilisasi pasif menunjukkan peningkatan yang lebih baik daripada hanya berolahraga," ujar Stephy Ng.

Wiranto membuka gerai Chris Leong Method Tit Tar (CLM) pertama di Jakarta. [dokumentasi pribadi]

Salah satu praktisi pengaturan tulang terkenal adalah Chris Leong Method Tit Tar (CLM). Setelah memiliki lima cabang di Malaysia, CLM kini membuka gerainya untuk pertama kali di Jakarta, tepatnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pembukaan Gerai CLM berlangsung pada 3 Juni 2021 dan diresmikan oleh Wiranto, yang dikenal sebagai politikus dan tokoh militer Indonesia.

CLM menawarkan berbagai layanan pengaturan tulang yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan orang dewasa, manula, dan anak-anak.

Baca Juga: Ketahui Jenis-jenis Skoliosis atau Kelainan Tulang Belakang

CLM menggabungkan seni penyembuhan dari praktik perawatan tradisional Tiongkok dengan pendekatan medis modern seperti penggunaan sinar-X, standar kebersihan yang ketat, dan teori biomekanik, menyediakan terapi holistik dan alami untuk merawat pasien kami.

Komentar