Suara.com - Pusdatin Kemendikbudristek memiliki aplikasi pembelajaran berbasis teknologi yang bernama “Rumah Belajar” yang berisi berbagai macam fitur layanan pembelajaran, diantaranya adalah adalah “Laboratorium Maya” dan “Pustaka Maya”.
Laboratorium Maya, memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan bentuk tiruan dari sebuah laboratorium riil yang digunakan dalam aktivitas pembelajaran ataupun penelitian secara ilmiah guna menekankan sebuah konsep atau mendalami sebuah konsep-konsep tertentu.
Adanya fitur laboratorium maya dan Pustaka Maya pada portal Rumah Belajar dari Kemdikbudristek ini menjadi salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan khususnya semasa pembelajaran jarak jauh saat ini.
Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama GNLD Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengadakan webinar Digital Society bertema “Yuk Kenali Laboratorium dan Perpustakaan Maya: Cara Belajar Interaktif dan Menarik”, dengan mengundang berbagai pakar untuk membahas mengenai pengenalan dan pemanfaatan Laboratorium dan Perpustakaan Maya sebagai salah satu cara untuk memudahkan tenaga pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran yang memerlukan laboratorium di era digital.
Webinar dibuka dengan Keynote Speech dari Semuel Pangerapan, B.Sc (Dirjen Aptika Kemkominfo) dan Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd (Direktur Sekolah Dasar Kemdikbudristek).
Dalam sambutannya Semuel mengatakan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki, Kemkominfo dan Siberkreasi berkomitmen akan terus melakukan upaya peningkatan literasi digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan yang diharapkan dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia.
“Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi di berbagai lini kehidupan kita, maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” kata Semuel ditulis Jumat (30/7/2021).
Melanjutkan Semuel, dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 masih melanda, Sri Wahyuningsih, mengatakan bahwa sebagai konsekuensi pembelajaran jarak jauh, kompetensi pengajar sangat dibutuhkan.
“Kondisi ini perlu didukung kompetensi guru, orang tua serta tenaga didik lainnya yang mumpuni dalam menyiapkan strategi belajar yang dapat membangkitkan kreativitas dan inovasi anak-anak (didik) kita,” kata Sri.
Baca Juga: Pandemi Masih Merajalela, P2G Minta Kemendikbudristek Batalkan Asesmen Nasional
Ainun Najib Alfatih, M.Ed (Guru IPA Sekolah Lentera Kasih Makassar) dalam paparannya menjelaskan tentang bagaimana proses pembelajaran menggunakan Laboratorium Maya, apa saja kemudahan yang ditawarkan serta tantangannya.
“Kemudahan dari laboratorium maya adalah membantu visualisasi dan demonstrasi konsep, petunjuk dan pengaturan yang mudah dipahami dan juga materi dasar serta latihan-latihan soal sudah tersedia di dalamnya," tandas Najib.
Webinar dilanjutkan dengan pemaparan dari Andi Sulistiyono, S.Kom. (Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda), Andi menjelaskan lebih banyak mengenai laboratorium maya sekaligus melakukan simulasi percobaan sains yang dapat dilakukan dalam platform tersebut. Andi juga menunjukkan contoh-contoh konten yang dapat diakses dalam Pustaka Maya.
“Eksperimen sains merupakan aktivitas yang menarik perhatian siswa untuk dapat lebih mendalami pemahaman fenomena sains yang abstrak. Kini, dengan Laboratorium Maya hal ini dapat dilakukan secara daring," ujar Andi.
Narasumber selanjutnya, Dr. Khaeruddin, M.Pd. (Ketua Prodi. Pendidikan Fisika Universitas Makassar) dalam paparannya menjelaskan mengenai pentingnya penggunaan laboratorium dalam pembelajaran IPA.
Khaeruddin menunjukkan beberapa riset yang membuktikan tingkat keefektifan Laboratorium Maya yang lebih baik daripada laboratorium riil. Contohnya pada uji coba perbandingan antara laboratorium riil dan Laboratorium Maya pada hukum Archimedes itu menghasilkan nilai perbandingan yang serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang