Suara.com - Kedai kopi dan food and beverage (F&B) menjadi salah satu bisnis yang berkembang pesat sejak sekitar lima tahun terakhir. Namun belakangan, sejumlah pelaku bisnis di bidang ini gulung tikar karena dianggap kurang kreatif dalam menciptakan menu.
TP Matcha Muda Manggala melalui merek Matchamu berkolaborasi dengan Indomilk (PT Indolakto) menggelar acara Kopi Darat dengan tajuk "Mixology 101". Acara ini bertujuan untuk membantu pelaku bisnis cafe, restoran, hingga coffee shop untuk terus berinovasi.
"Pebisnis F&B sekarang sarat akan kreasi resep untuk terus menghadirkan rasa baru guna pengembangan bisnis dan meningkatkan kepuasan pelanggan," ujar Lintang Wuriantari, co-founder Matchamu, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.
Kopi Darat digelar di dua kota, Bali (Praya Social Hub) dan Yogyakarta pada 27 November lalu. Bali dan Yogyakarta dipilih karena dua kota ini dianggap masih tertinggal dalam hal tren kopi dan minuman, dibanding Jakarta.
"Di dua kota ini (Bali dan Yogyakarta) masih terpaku pada varian latte atau manual brew. Untuk itu perlu edukasi atau sesi berbagi pengetahuan," ujar Lintang Wuriantari.
Di Kopi Darat ini, Matchamu dan Indomilk menghadirkan dua barista kurasi. Restu Sadam untuk mentor Kopi Darat di Bali, sementara Raden Ramo menjadi mentor Kopi Darat di Yogyakarta.
Restu menghadirkan tiga kurasi menu berbalut Japanese Series, varian terbaru dari Matchamu, berpadu dengan fresh milk dari Indomilk di sajian dingin.
Sementara di Yogyakarta, Ramo menghadirkan tiga kurasi menu fusion Javanese-British-Japanese style beverages.
Kopi Darat ini diharapkan menjadi salah satu wadah bagi para pebisnis F&B untuk berbagi ilmu, informasi dan sharing pengalaman mengenai bahan baku terbaru yang berkualitas. Bahan baku dianggap sangat penting karena bisa melahirkan menu yang akan disajikan.
Baca Juga: Gigi Terlihat Putih dan Sehat, Cobalah 5 Cara Alami Ini!
Kopi Darat tidak berhenti di Bali dan Yogyakarta. Acara ini akan kembali digelar pada 1 Desember 2021.
"Matchamu dan Indomilk berharap Kopi Darat bisa menjadi forum diskusi rutin bulanan antar barista, roaster dan pelaku bisnis FnB di berbagai kota," tutur Lintang.
Berita Terkait
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular