Suara.com - Di penghujung 2021, Dompet Dhuafa Bali mendapatkan penghargaan Denpasar Corporate Social Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Penyerahan penghargaan tersebut, diserahkan langsung Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Rabu (29/12/2021) di Selasar Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali.
“Kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan, yang merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat maupun perorangan yang sudah berperan secara gotong-royong dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan mitra pemerintah terus melakukan langkah-langkah cepat, bergerak bersama untuk penyelamatan masyarakat dalam situasi seperti ini salah satunya adalah dukungan dari CSR ataupun TJSL,” ucap I Kadek Agus.
Hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, Perwakilan Bank Indonesia, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, I Made Toya, Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih, dan Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai.
“Peran serta perusahaan, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat serta kelompok masyarakat bahu-membahu dalam membantu menanggulangi pandemi Covid-19. Hal ini dilaksanakan dengan beragam upaya, baik dalam bentuk program kegiatan, alat kesehatan, APD, masker, ventilator, bahan makanan/sembako. Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas sinergitas selama ini," lanjutnya.
Di tengah masih merebak wabah Covid-19, Dompet Dhuafa terus mendukung penuh sikap pemerintah untuk penanganan mewabahnya kasus Covid-19 di Indonesia, dengan menyelenggarakan program Mitigasi Bencana Penyebaran Virus, Tes Antibody, Tes Antigen dan PCR gratis bagi masyarakat dhuafa di Indonesia, juga membuka layanan Crisis Center untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19.
"Dompet Dhuafa Bali akan selalu yang terdepan untuk menjadi mitra pemerintah, baik kota maupun provinsi untuk menyelesaikan masalah di tengah masyarakat, khususnya dimasa pandemi Covid-19," ujar Fadly Hassan, pimpinan Dompet Dhuafa Bali.
Dompet Dhuafa Bali selama ini selalu menjadi mitra pemerintah untuk menangani problemaika sosial yang terjadi pada masyarakat. Banyak program sosial yang sudah tersalurkan untuk membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19.
Sinergitas kebaikan terus ditingkatkan dalam berbagai bidang pelayanan serta inovasi dan terobosan untuk kepentingan masyarakat bersama dengan semangat gotong- royong (menyama braya), rasa peduli yang tinggi untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak Covid-19.
Baca Juga: WCD 2021, Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bakau dan Sulap Sampah Jadi Barang Recycle
Berita Terkait
-
Dompet Dhuafa Terima Penghargaan Kemenag di Malam Apresiasi Festival Literasi Zakat Wakaf
-
Program Sosial-Lingkungan PHR WK Rokan Jangkau Lebih dari 3.000 Warga
-
Dompet Dhuafa Terus Gulirkan Program Bersama Pemerintah Tangani Covid-19
-
Bantu Masyarakat melalui CSR, Pemkab Tangerang Apresiasi 12 Perusahaan
-
WCD 2021, Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bakau dan Sulap Sampah Jadi Barang Recycle
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi