Suara.com - Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (Aspadin) menyebut, industri produk air kemasan galon mampu menyerap 40 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia. sementara itu, ribuan pedagang kecil menggantungkan hidupnya dari berjualan air minum dalam kemasan (AMDK).
Banyak kebanggaan yang disampaikan keluarga-keluarga yang bisa mencukupkan ekonomi mereka dari usaha menjual air kemasan galon. Beberapa diantara mereka, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi orang lain yang tidak memiliki pekerjaan.
Umi Zahra, salah satu pengusaha air kemasan galon yang tinggal di Permata Cimanggis, Tapos, Depok, misalnya, mengaku sangat terbantu dengan usahanya ini. Dia mengatakan, sudah 12 tahun menggeluti usaha air galon bersama suami yang sudah tidak bekerja lagi.
Seiring berjalannya waktu, Umi merasakan ada perkembangan yang pesat dalam usaha penjualan air galon, yang saat ini sudah mencapai 6 ribu galon ke atas.
“Sekarang kami bahkan sudah punya enam karyawan. Saya juga sudah bisa beli mobil, motor roda 3, kendaraan buat karyawan untuk antar-antar barang. Saya juga sudah bisa nyewa rumah untuk dijadikan tempat operasional penjualan,” ucapnya.
Dari hasil berjualan air galon ini, Umi mengaku juga bisa membiayai seluruh kebutuhan keluarganya, termasuk biaya keempat anak-anaknya. Umi berharap usahanya terus berlanjut dengan dukungan pemerintah, yang menjaga industri ini dari isu isu negatif yang berbau persaingan usaha.
Sementara itu, Nurzaleha juga merasakan hal serupa. Awalnya dia hanya menjual 1.000 galon per bulan, tapi sekarang sudah 4.000 galon. Dari hasil penjualan air galon, dia mengaku bisa menambah armada mulai dari motor sampai membeli mobil bak untuk melayani konsumen.
“Saat ini, kami melayani mulai dari konsumen rumah tangga sampai masuk ke kantor-kantor dan perusahaan-perusahaan. Saya juga bisa mempekerjakan tambahan tiga karyawan untuk membantu mengembangkan usaha ini,” ujarnya.
Di tempat terpisah, penjual air dalam galon, Nani juga mengaku, penghasilan suami sebagai PNS tidak mencukupi kebutuhan rumah tangga. Untuk membantu ekonomi keluarga, dia memutuskan untuk berjualan air dalam kemasan galon
Tahun 2010, ia mulai berjualan air dalam kemasan galon di teras rumah. Kini Nani sudah memiliki 600 galon, dengan volume penjualan mencapai 4.000 galon per bulan.
“Hasil penjualan kami sisihkan untuk membeli tanah kavling di sebelah rumah dan sudah dibangun menjadi tempat usaha. Tahun depan, suami mau pensiun dari PNS, tapi saya merasa tenang, karena usaha ini sudah berjalan dan bisa dijadikan sumber penghasilan untuk menyokong kebutuhan kami. Bahkan saya bisa menyekolahkan anak saya hingga jenjang kuliah dari usaha ini,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Pentingnya Air Sebagai Sumber Kehidupan, Peneliti ITB Bangun Laboratorium Khusus
-
Prioritaskan Kesehatan Masyarakat, Produsen Air Minum Ini Dukung Rencana BPOM Kasih Label BPA pada Galon
-
BPOM Klaim Pelabelan AMDK Demi Lindungi Publik dan Dunia Usaha
-
Pakar Teknologi Pangan IPB: Kandungan BPA dalam Galon Air Minum Tak Bahayakan Kesehatan
-
Tips Cek Kualitas Air Minum di Rumah dengan Mudah, Lakukan 4 Tahap Berikut Ini
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence