Suara.com - Teknologi Blockchain muncul pertama kali pada Oktober 2008, dan menjadi populer pada tahun 2017, ketika saat itu cryptocurrency dan bitcoin mencapai puncaknya, akan tetapi segera runtuh setelah nilai bitcoin turun dan sejak itu Blockchain seperti hibernasi. Seiring berjalannya waktu Blockchain telah berkembang lebih maju dan dapat diterapkan di semua bidang industri termasuk pemasaran digital.
Menurut Edo Fernando, Country Head Xapads Media Indonesia, Blockchain memiliki peran besar dalam industri pemasaran digital karena selama ini industri digital advertising sangat bergantung pada pihak ketiga.
"Blockchain menghilangkan perantara antara dua pihak, itu akan membantu merek dan pelanggan. Dengan Blockchain, pemasar dapat mengumpulkan data pelanggan yang valid, membuat dan menyimpan profil pelanggan,Ini akan membantu pemasar membuat kampanye dan iklan yang lebih bertarget dan efisien," jelasnya.
Peran penting lainnya dari Blockchain adalah mengembalikan kekuatan kepada konsumen. Hingga saat ini, sebagian besar agensi dan merek telah banyak diuntungkan dengan mengumpulkan data dari konsumen dengan/tanpa izin mereka. Namun, Teknologi Blockchain dapat mengubah tren ini dengan menghapus kemampuan mereka untuk menarik data konsumen dan menjaga privasi data pelanggan.
Dengan kata lain, Edo menekankan bahwa teknologi Blockchain akan mengubah cara bisnis berinteraksi dengan konsumen dan merek. Hasil terbaik dari teknologi ini adalah peningkatan transparansi dan perlindungan data.
Ini telah membantu banyak pemasar mendapatkan akses ke prospek yang lebih akurat dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan mereka. Sebab pemasaran digital menjadi industri yang bergerak cepat, fleksibel, dan terbuka untuk inovasi (jika dibandingkan dengan industri lainnya).
Selain itu, pemanfaatan Blockchain juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi penipuan iklan.
"Umum bagi pengiklan untuk kehilangan sejumlah besar uang pada klik palsu bot, tayangan palsu, cetakan palsu, penumpukan iklan, penjejalan piksel, spoofing domain, dan banyak lagi tindakan penipuan. Blockchain akan membantu melacak sumbernya dan menghemat pengeluaran," jelasnya.
Dengan demikian, teknologi blockchain dapat membantu mendapatkan kepercayaan, efisiensi, dan otomatisasi. Terutama mereka yang mendukung usaha kecil atau pemula untuk menjalankan iklan skala besar, teknologi blockchain menawarkan banyak peluang baru untuk menjangkau pelanggan dengan biaya minimal melalui tokenisasi.
Baca Juga: Respons Pelaku Usaha Kripto soal Rencana Bank Indonesia Terbitkan Rupiah Digital
Hal Itu membuat transaksi lebih efisien dengan menghilangkan perantara dan memungkinkan data dibagikan dengan aman dan langsung di antara peserta jaringan. Selain itu, ini mempercepat pemrosesan transaksi sebagai bentuk efisiensi.
"Blockchain akan memberikan dampak positif dan progresif pada industri pemasaran digital. Sekarang adalah waktu terbaik bagi bisnis untuk mengadopsi platform dan alat yang bertenaga Blockchain untuk meningkatkan hubungan merek-pelanggan dan meningkatkan pengalaman. Dengan menjadi pengadopsi Blockchain sedini mungkin, kita bisa lkebih cepat beradaptasi dengan Blockchain yang memungkinkan untuk memimpin dalam revolusi digital ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
-
Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor
-
Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini
-
Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian
-
Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan
-
Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah
-
Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia