Suara.com - Dalam pelaksanaan tugas di bidang pengawasan, sinergi antarinstansi penegak hukum menjadi hal yang tak dapat diabaikan. Terlebih dalam menjalankan tugas sebagai community protector, instansi pemerintah seperti Bea Cukai terus berupaya memperkuat sinergi dan kerja sama dengan instansi penegak hukum lainnya dalam melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Emas, Fobby Tri Sunarso, setelah pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi, bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang.
“Bea Cukai Tanjung Emas terus melakukan sinergi dan kolaborasi antarinstansi sebagai perwujudan good governance di lingkungan instansi penegak hukum. Adapun bentuk kerja sama yang dijalin Bea Cukai dengan lembaga penegak hukum lainnya di Indonesia ialah dengan melaksanakan kunjungan, koordinasi dan diskusi, serta pelaksanaan tugas bersama. Salah satu cerminan pelaksanaan sinergi tersebut adalah penangkapan satwa yang dilindungi yang tidak dilengkapi dokumen di perairan pelabuhan Tanjung Emas Semarang," ungkap Fobby.
Diketahui, sebanyak delapan kardus berisi burung campuran jenis cucak ijo 22 ekor dan kapas tembak jumlah 32 ekor berhasil diamankan oleh petugas. Selanjutnya, barang bukti dan pelaku diserahkan kepada Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang guna proses hukum lebih lanjut.
Selain dengan Balai Karantina, Fobby mengatakan bahwa pihaknya juga terus mengoptimalkan dan meningkatkan pengawasan di bidang ekspor dan impor melalui kerja sama dengan Tim Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia. "Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Bea Cukai Tanjung Emas dalam melindungi masyarakat Indonesia dari masuknya barang-barang berbahaya sekaligus menciptakan rasa aman untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Salah satu tugas Bea Cukai sebagai community protector adalah melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya, Sinergi keamanan dengan instansi penegak hukum lain ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum khususnya dalam bidang ekspor dan impor," tutupnya.
Berita Terkait
-
Tarif Pungutan Ekspor Sawit Gratis Diperpanjang
-
Kabar Gembira buat Bos Sawit, Gratis Tarif Pungutan Ekspor CPO Diperpanjang
-
Ketemu Hewan-Hewan Lucu dan Menggemaskan di Lembang Park and Zoo
-
Melihat Pembuatan Gerabah di Lombok hingga Ekspor Luar Negeri
-
160 Ribu Rokok Ilegal Disita di Sejumlah Tempat di Kabupaten Garut
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor